otoplasa.com – Masih tingginya angka kecelakaan yang melibatkan usia produktif, mendapatkan perhatian serius dari PT Jasa Raharja (Persero). Demi menekan kecelakaan tersebut, Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur, Suhadi menuturkan perlunya meningkatkan kesadaran berlalu-lintas sejak usia dini.
“Angka kecelakaan yang melibatkan usia produktif dari 19 – 45 tahun masih sangat tinggi. Untuk itu perlu adanya sosialisasi terkait keselamatan berkendara. Bila sebelumnya telah dilaksanakan ke beberapa sasaran, seperti kalangan mahasiswa dan pelajar SMA, kini giliran pelajar SMP,” kata Suhadi disela-sela acara ‘Sehari Mengajar, Selamanya Tertib Lalu Lintas’ di SMP 12 Surabaya, Selasa (10/12) dalam rangka menyambut HUT Jasa Raharja yang ke-59.
Acara yang dikemas dengan memadukan permainan ini pun mendapatkan respon positif dari ratusan siswa siswi SMPN 12 Surabaya. Mereka sangat antusias mendapatkan sosialisasi terkait keselamatan berkendara, sekalipun bagi yang dibonceng. “Kita ingin menanamkan, memberikan edukasi tentang resiko berkendara kepada usia usia menjelang remaja,” tutur Suhadi.
Diakui Suhadi, usia siswa siswi SMP masih belum mendapatkan Surat Ijin Mengemudi (SIM). Namun usia mereka adalah peralihan dimana bakal segera memiliki SIM, serta sudah bisa berkendara sendiri, khususnya kendaraan roda dua.
“Nah, kita menyasar, memang mempersiapkan generasi berikutnya supaya lebih care terhadap resiko terhadap dirinya, dan orang lain. Pada akhirnya kita harapkan tidak ada pelanggaran ketika mengendarai,” harapnya.
Ke depan sosialisasi tak tertutup kemungkinan ke anak-anak usia dini. Dimana sosialisasi keselamatan berlalu lintas juga akan dilaksanakan kepada pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), bahkan Pendidikan Usia Dini (PAUD). Dengan materi pengenalan rambu rambu lalu lintas.
“Jadi sedini mungkin kita menyasar kepada generasi berikutnya, yang akan mengendarai kendaraan bermotor,” pungkasnya. (anto/10-11-2019)










