Kendaraan Listrik Lebih Aman Tapi Boros Ban

otoplasa.com – Tahukah Anda kompensasi memakai kendaraan berpenggerak listrik?
Selain lebih ramah lingkungan, ternyata kendaraan listrik lebih aman dalam hal pengendalian. Ini karena torsi maksimal atau traksi roda di jalanan, secara linier telah tercapai di saat kecepatan rendah hingga tinggi. Berbeda dengan kendaraan yang memakai mesin konvensional, baik bensin maupun diesel dimana torsi maksimal harus tercapai di rpm atau putaran mesin tertentu.

Mengapa kendaraan listrik lebih aman saat pengendalian?
Akibat torsi yang merata di segala kecepatan, traksi ban di aspal bakal melekat lebih rapat. Koreksi pengendalian pun lebih akurat. Hal ini berbeda dengan kendaraan konvensional. Contoh nyata dimana terasa kehilangan traksi atau torsi adalah ketika melakukan perpindahan gigi sambil menginjak kopling. Saat melaju dan kopling diinjak, akan terasa mobil atau motor seakan melaju ringan atau terkesan melayang di atas aspal saat kemudi atau stang dibelokkan. Itulah saat-saat torsi atau traksi pada ban berkurang.

Idealnya jangan dicoba karena cukup berbahaya, terutama ketika kondisi jalan sedang basah atau licin. Bisa-bisa kendaraan tergelincir keluar jalur.

Kembali kepada kehebatan karakter kendaraan listrik yang lebih aman berkat torsi yang linear, tetap ada kekurangannya. Yakni bikin ban lebih cepat aus!

Andai kendaraan listrik memakai ban konvensional, lapisan karetnya bakal lebih cepat tergerus hingga 30 persen. Hal ini wajar akibat kompensasi torsi maksimal sejak kendaraan dijalankan.

Menghadapi hal ini, Goodyear telah berinovasi dengan mengenalkan Electric Drive Technology pada ban tipe EfficientGrip Performance. Ban ini memiliki rancang bangun khusus sehingga lebih kuat lapisan karetnya, namun tetap senyap ketika kendaraan berjalan.

“Kami membuat ban lebih durable jadi Anda bisa mendapatkan mileage yang sama dengan ban sebelumnya,” yakin Vice President Chief Marketing Officer Goodyear Eropa Mike Rytokoski.

Lalu bagaimana jika ban khusus mobil listrik ini dipakai di kendaraan bermesin konvensional?
Bisa-bisa bakal lebih awet ya. (ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *