otoplasa.com – Kia yang terbiasa menempatkan jajaran produknya dengan harga yang kompetitif bakal tak menerapkan lagi untuk mobil listrik. Kia EV6 mobil listrik produksi pertama pabrikan otomotif asal Korea Selatan itu dibandrol 45 ribu Poundsterling atau Rp 900 jutaan alias membidik segmen premium.
Tentu bagi sebagian besar konsumen di dunia harga tersebut sudah sangat luar biasa. Terlebih jika Kia EV6 masuk ke negara dengan penerapan pajak tinggi seperti Indonesia, bisa-bisa harga awal kondisi off the road akan terkali tiga lipatnya. Kemungkinan harganya akan melebihi Rp 2 miliar!
Secara desain Kia EV6 bagaikan mobil umum lainnya. Dia tak menampakkan ciri khas mobil listrik yang biasanya terlihat dengan wujud grill tertutup. Kendati grillnya berukuran kecil dan tak ada ciri khas hidung macan, namun komposisi spoiler depan yang lebar menjadikannya tampak sporty. Yang tak kalah menarik harus diakui penampilannya sangat futuristik.
Baca juga: Kia EV6 Awali Penamaan ‘EV’ Untuk Nomenklatur Mobil Full Listriknya
Kia EV6 adalah jajaran pertama mobil listrik terbaru dari Kia. Dia tak menggunakan platform mobil-mobil konvensional, melainkan benar-benar dibuat dari awal. Memakai pondasi baru untuk dasar mobil bertenaga listrik. Sama dengan saudaranya, Hyundai Ioniq 5 yang baru saja meluncur.
Meski harganya melejit jauh, Kia EV6 cukup percaya diri bersaing dengan Citroen e-C4, Nissan Leaf dan Peugeot e-2008. Pengalaman Kia menghasilkan mobil-mobil berkualitas tinggi hingga pernah menyabet Car of the Year memberikannya modal kuat sebagai pelaku bisnis otomotif yang patut dipertimbangkan. Yang jadi catatan harga Kia EV6 bakal mendekati SUV listrik premium Audi Q4 E-tron.
Hal menarik lainnya adalah jangkauan Kia EV6. Sebagai mobil listrik dia mampu menempuh jarak 310 mil atau setara 496 km. Baterai yang dipakainya sama dengan Hyundai Ioniq 5. Baterainya berkekuatan 58 kWh yang disalurkan ke roda belakang dan tambahan baterai lagi 72,6 kWh yang lebih besar.
Untuk akselerasi dari kondisi diam menuju kecepatan 100 km/jam hanya membutuhkan waktu 3,5 detik. Keistemewaan baterainya telah mendukung pengisian daya cepat hingga 220 kWh dan isi ulang dari 10% hingga 80% cukup hanya 18 menit. Demi kepuasan konsumen Kia memberikan garansi hingga tujuh tahun.
Baca juga: Teaser Kia EV6
Masuk interiornya ada layar digital sebagai pengganti instrumen analog, ditambah layar infotainmen terpisah yang menghadap ke pengemudi. Sebagai mobil listrik premium sentuhan panel AC-nya terdapat di dasbor dengan pancaran cahaya lembut. Hal lainnya Kia menegaskan bahan pembuat jok dari bahan daur ulang.
Kia memaparkan EV6 adalah produk pembuka dari jajaran mobil listrik baru lainnya. Hingga 2027 bakal meluncur setidaknya tujuh model jajaran EV Series. Semoga pada salah satu modelnya nanti ada harga yang reasonable. (anto/15-03-2021)
















