Otoplasa.com – Juara dunia MotoGP tujuh kali, Marc Marquez, akhirnya memberikan pembaruan terbaru terkait kontrak masa depannya di ajang balap motor paling prestisius tersebut. Pembalap berusia 32 tahun itu menegaskan bahwa Ducati masih menjadi pilihan utamanya untuk musim MotoGP 2027, meski ia mengaku belum ingin terburu-buru mengambil keputusan.
Saat ini, musim 2026 menjadi tahun terakhir kontrak Marquez bersama Ducati Lenovo Team. Namun, dengan regulasi teknis baru MotoGP yang akan berlaku pada 2027, nama Marquez menjadi figur sentral dalam bursa transfer pembalap.
“Tentu saja, jika melihat perjalanan karier saya, ketika saya berada di tim yang membuat saya nyaman, cepat, dan semuanya berjalan baik, saya berusaha untuk tidak pindah,” ujar Marquez, juara dunia MotoGP 2025, usai peluncuran livery Ducati 2026, Senin waktu setempat.

Opsi Pertama
Marquez menegaskan bahwa Ducati merupakan opsi pertamanya, meskipun masih ada sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan secara matang. “Jadi jelas, opsi pertama saya adalah bertahan di Ducati, tetapi semuanya harus dijalani selangkah demi selangkah. Sekarang kontrak terasa ditandatangani semakin awal. Kami memang sudah berdiskusi, tetapi saya perlu mengevaluasi semua hal,” lanjutnya.
Marc Marquez tampil luar biasa sepanjang musim MotoGP 2025. Ia mendominasi kejuaraan dengan 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan sprint race, yang mengantarkannya meraih gelar juara dunia ketujuh di kelas premier. Performa tersebut semakin menguatkan posisinya sebagai aset paling berharga Ducati menjelang era regulasi baru.
Tak heran jika kontrak Marquez untuk 2027 diperkirakan akan menjadi salah satu yang pertama disepakati di pasar pembalap MotoGP.
Ducati Pertahankan Marquez
Dari sisi tim, Ducati Corse secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mempertahankan Marquez. Davide Tardozzi, Manajer Tim Ducati Lenovo, menegaskan bahwa memperpanjang kontrak sang juara dunia adalah prioritas utama pabrikan asal Italia tersebut.
“Pertama-tama, kami tentu ingin mencoba memperpanjang kontrak juara dunia. Itu sudah jelas, seperti yang kami lakukan dengan Pecco Bagnaia di masa lalu,” kata Tardozzi.
Namun, Tardozzi menekankan bahwa Ducati tidak ingin terburu-buru dan tetap fokus pada persiapan teknis motor.
“Saat ini kami sangat fokus pada tes pertama. Kami tidak berada di bawah tekanan. Jika memungkinkan, kami ingin mengamankan kontrak juara dunia, lalu setelah itu baru melihat langkah berikutnya,” tambahnya.
Bursa Transfer MotoGP 2027
Nama Ducati juga kerap muncul dalam spekulasi bursa transfer MotoGP 2027. Selama jeda musim dingin, beredar laporan bahwa Ducati telah mengamankan jasa Pedro Acosta untuk musim mendatang, meski belum diumumkan secara resmi.
Di sisi lain, masa depan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia di tim pabrikan Ducati mulai dipertanyakan setelah musim 2025 yang sulit. Meski demikian, Bagnaia sebelumnya menegaskan kesetiaannya kepada Ducati.
“Pecco pernah menyatakan bahwa dirinya melihat Ducati sebagai rumah jangka panjang dan berharap pensiun bersama merek asal Italia tersebut,” tulis laporan sebelumnya. (ton)









