MPM Gelar Vario Goes To Campus

Otoplasa.com – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor wilayah Jatim dan NTT menggelar Vario Goes To Kampus di Cafe Rolag, Gunungsari Surabaya, Sabtu (15/06) sore. Tak hanya di Kota Pahlawan, Vario Goes To Campus juga menyapa para mahasiswa dan menyambangi Malang, Minggu (16/06) besok.

Vario Goes to Campus ajak mahasiswa cari aman safety riding & jauhi narkoba

Tercatat ada 100 peserta yang merupakan mahasiswa dan juga anggota komunitas Honda mengikuti kegiatan tersebut. Para mahasiswa dari beberapa universitas tampak asyik mengikuti kegiatan ini. Mereka pun merupakan anggota komunitas Honda Vario Surabaya serta komunitas matic yang lainnya yang tergabung dalam Paguyuban Surabaya Honda Community.

Pada kesempatan istimewa ini juga diadakan test ride Honda Vario 150 serta rolling city dengan start dari MPM Surabaya menuju tempat acara. Peserta diajak untuk merasakan keunggulan dari Honda Vario 150.

Disertai talkshow bahayanya narkoba

Yang menarik bertepatan dengan hari anti narkoba, MPM turut mengundang Drs Moch Satriyono, Kasi Pencegahan Bidang P2M Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur. Tak hanya menyosialisasikan ajakan #cari_selamat di jalan dengan safety riding, para mahasiswa juga diajak cari selamat dunia dan akhirat demi masa depan yang lebih baik.

Sementara itu Fariz Hadi Wibowo, Community Development PT MPM wilayah Jatim mengatakan sangat gembira acara ini mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa. Menurutnya mahasiswa sebagai penerus bangsa memegang peranan penting dalam menentukan masa depannya sendiri. “Kami mengajak para mahasiswa mendapatkan wawasan berharga di acara Vario Goes to Campus kali ini. Dan mereka sangat antusias mendapatkan masukan seputar safety riding hingga pemahaman tentang bahaya narkoba,” terangnya.

Fariz menambahkan usai Surabaya, Vario Goes to Campus bakal hadir di Malang keesokan harinya. Dimana ratusan mahasiswa yang juga anggota komunitas Honda telah menanti acara serupa yang bakal tak kalah seru dengan di Kota Pahlawan. Seperti yang diakui Dika, mahasiswa jurusan arsitek dari ITS Surabaya.

“Sungguh keren acara dari MPM Honda Vario Goes to Campus. Kami lebih tahu keunggulan motor matic Vario,” tuturnya. (anto/15-06-2019)

 

View this post on Instagram

 

Ada info menarik sob di acara ‘Vario Goes to Campus’ yang digagas PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT, yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Sabtu (15/06) sore, di Cafe Rolak Gunungsari Surabaya. Acara yang dihadiri sekitar 100 orang komunitas Honda (Paguyuban Surabaya Honda Community) yang anggotanya juga para mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya tersebut, turut menyosialisasikan tentang bahaya narkoba. Jadi bila biasanya MPM kerap berbagi kiat #cari_aman seputar safety riding di jalan, kini wawasan semakin bertambah mengenai cari aman masa depan dan akhirat. Intinya jauhi narkoba dan jangan sekali-kali mencobanya. Demikian yang disampaikan Drs Moch Satriyono Kasi Pencegahan Bidang P2M BNN Prov Jawa Timur ketika talkshow. Terungkap bila ada seseorang yang menjajal salah satu jenis narkoba, maka saat itu pula DNA tubuh kita akan merekam zat-zat bahaya yang pernah kita konsumsi. “Sekali kita memakai narkoba, maka akan tersimpan di dalam tubuh. Cara mengetahuinya cukup tes DNA dari sehelai rambut kita. Biar kita sudah berhenti mengkonsumsinya bertahun-tahun lalu, tetap akan terbaca saat tes DNA,” tegas Moch Satriyono. Hal ini berbeda jika yang dilakukan sebatas uji urine. “Tes urine hanya bertahan 4 hari terakhir bila ada yang kedapatan mengkonsumsi narkoba,” wantinya. Nah sob pikir 1000 kali akan bahaya narkoba yang dijamin bakal meninggalkan jejak medis di tubuh kita. Info lengkap klik Otoplasa saja yach. #otoplasa #otohealth #variogoestocampus #hondavario #paguyubansurabayahondacommunity #paguyubanhonda #hondacommunity #bnn #tesdna #tesurine #narkoba #narkobaharam #narkotika #bnn #bahayanarkoba @mpmhondajatim

A post shared by Otoplasa.com (@otoplasa) on

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *