New Tata Ultra 1014, Solusi Regulasi ODOL

otoplasa.com – Para pengusaha angkutan barang logistik yang ingin meremajakan armadanya sesuai dengan regulasi pemerintah ODOL (Over Dimension Over Load), mungkin bisa menjatuhkan pilihan kepada The New Tata Ultra 1014. Truk kategori 2 atau light truck ini diklaim menjadi solusi bagi pebisnis.

Sales Marketing Director PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Pankaj Jain mengatakan pengusaha tidak perlu memperpanjang dan memperlebar bak kendaraan lagi. Secara spesifikasi, Tata Ultra 1014 dengan enam roda memiliki panjang bak 6 meter (lebih panjang dari kompetitor lainnya yang hanya 5,3 meter).

Bila dibayangkan dari gambaran dimensinya, Tata Ultra sanggup memuat palet sebanyak 12 buah berukuran 1 x 1,2 meter. Keunggulan ini telah mencukupi kebutuhan angkut pengusaha dan target efisiensi dan keuntungan. Daya angkutnya sebesar 10 ton atau lebih besar 1 ton dari pesaing, sementara ruang muatnya 26 persen lebih besar pula dari kompetitor.

Sebagai penyempurnaan dari pendahulunya Tata Ultra 1012, mesinnya pun lebih ramah lingkungan dan mampu menggunakan Biosolar 30. “Dulu yang Ultra 1012 masih Euro II, sekarang yang Ultra 1014 sudah Euro IV,” papar Pankaj di Dealer Tata Motors Surabaya PT Aditia Aliansi Motor, Jalan Raya Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (26/04).

“New Tata Ultra 1014 hadir dengan transmisi 6 percepatan yang membuat rasa berkendara lebih baik dan lebih irit. Remnya pun full air brake,” tegasnya.

Untuk suspensi depan, Tata menerapkan parabolic leaf spring, sedangkan yang belakang semi eliptic leaf spring. Alhasil perpaduan keduanya lebih nyaman untuk pengemudi namun lebih kuat menahan beban berat. Selain itu ban telah menggunakan tubeless dimana lebih aman dan ekonomis karena tak lagi menggunakan ban dalam. Khusus kabin tampak lebih modern dengan beberapa panel indikator. Termasuk panel monitoring servis rutin yang otomatis menyala saat tiba waktunya dilakukan servis.

Untuk mesin diesel commonrail-nya berkapasitas 2.956 cc memiliki daya 140 PS pada 2.600 rpm dengan torsi maksimal 390 Nm direntang 1.400 – 2.600 rpm. “Tata Ultra 1014 ini diciptakan sesuai kebutuhan pengguna. Truk pakai mesin baru sesuai regulasi pemerintah. Terpenting, lebih irit dan jarak tempuh lebih jauh,” promonya.

Disinggung tentang pasar kendaraan komersial di Surabaya ataupun Jawa Timur, Pankaj mengakui merupakan wilayah yang sangat potensial. “Surabaya ini market yang besar. Diler Tata di Jatim juga kuat. Bahkan, tingkat penerimaan masyarakat terhadap produk kami tergolong tinggi.”

“Di Jatim, setidaknya bisa 30-50 unit terjual per bulannya untuk semua tipe. Termasuk truk Tata Ultra baru ini. Kami tidak muluk-muluk soal pangsa pasar, yang kami fokuskan peningkatan volume terlebih dahulu,” imbuhnya.

Kendati belum mewacanakan berapa jumlah market share di Indonesia, namun Pankaj cukup optimis penjualan truk Tata Motors di Indonesia pada tahun fiskal 2018-2019 tumbuh 84 persen dibanding 2017-2018. Memasuki tahun fiskal 2019-2020 ditargetkan 1.500 unit terjual di seluruh Indonesia. “Itu untuk semua tipe truk, sementara di segmen pick-up ditargetkan 1.400 unit.”

Selain New Tata Ultra 1014, TMDI juga menghadirkan varian baru truk ringan LPT 813/33WB. Truk ini menyasar segmen pebisnis di bidang hasil bumi hingga kebutuhan pokok. (boi)

Berikut harga truk Tata di Surabaya:
– New Tata Ultra 1014 Rp 363.700.000 (Tipe 33WB sasis saja)
– New Tata Ultra 1014 Rp 373.100.000 (Tipe 45WB sasis saja)
– LPT 813/33WB sasis saja Rp 309.100.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *