Nih Kiat Pasang Turbo Untuk Pemula

Surabaya (otoplasa.com) – Kemunculan All New Daihatsu Turbo di pentas GIIAS 2018 memang menyita banyak perhatian. Betapa tidak, mobil LCGC bermesin 1.200 cc dengan daya 88 PS, sontak meningkat tenaganya hingga menjadi 200 PS!
Tak ayal beberapa pengunjung pameran semakin penasaran dan muncul pertanyaan kapan Ayla Turbo akan meluncur?

Daihatsu menegaskan kendati ‘belum’ dijual, namun modifikasi mesin yang tepat mampu menunjukkan bahwa Ayla mampu dieksplorasi dari segala sisi. Mulai mesin, eksterior dan interior bisa mengikuti kemauan pemilik.

Nah bagi yang ingin memasang turbo, Otoplasa ada beberapa kiat dari bengkel yang kerap memasang piranti pendongkrak tenaga ala rumah keong ini. Terlebih kini semakin beragam beberapa pabrikan mobil yang menyematkan piranti force induction, yaitu turbo ke beberapa produk andalannya. Baik itu produk massal maupun yang custom.

Namun khusus ulasan kali ini, Otoplasa membidik para pemula. Berikut jika pemain pemula ingin mengadopsi turbo pada mobil mereka dengan kondisi mesin standar?
Bolehkah mengaplikasi turbo bekas untuk menekan cost ?

GUT Motorsport
Menurut Agustinus dari bengkel GUT Motorsport yang perlu diperhatikan ialah setingan boost tidak boleh terlalu besar. “Karena mesinnya standar jadi boost kecil aja. Lalu untuk pengguna mobil matic pastikan transmisinya kuat saat akselerasi ketika turbo terpasang,” terang Agus, penggilan akrabnya.

Selain boost, hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah penggunaan oli transmisi yang memang untuk mesin berturbo. Lalu piranti pendukung lainnya seperti ECU stand alone atau piggyback, turbo timer, atf cooler (matic), intercooler dan blow off wajib ada. “Oli itu sangat penting. Gunakan yang sudah turbo proofed,” jelas Agus.

Lalu berapa takaran biayanya?
Siapkan dana sekitar Rp 35 juta ke atas. Itu sudah termasuk part, piping dan biaya instalasi. “Waktu pengerjaan antara 2-3 minggu,” ujarnya.

Eddy Turbo
Aris Suhendy dari Eddy Turbo bengkel spesialis repair turbo Surabaya juga berpesan agar lebih baik para speed lovers memilih turbo baru yang sudah ada merek. “Alangkah baiknya beli turbo yang masih baru jangan yang bekas. Karena sudah pasti barang baru akan lebih baik meskipun turbo bekas juga ada yang bagus,” wantinya.

Pria yang juga menerima rekondisi turbo alat berat dan kapal laut (marine) ini juga mengingatkan jika ada dana lebih hindari membeli turbo cina yang memang punya harga lebih murah. “Karena jika terjadi kerusakan dan ingin direkondisi itu hasilnya tidak bisa maksimal. Beda dengan turbo bermerek macam Garret atau HKS yang apabila di rekondisi bisa kembali bagus,” tukas Aris.

Bagaimana, jadi pasang turbonya? (OP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *