Otoplasa.com – Pemilik kendaraan bertransmisi otomatis, wajib dipahami betapa pentingnya flush oli matik. Itu demi transmisi otomatis tetap terjaga prima dan bekerja dengan optimal.
Mengawali tahun ini, khususnya pemilik mobil Peugeot bertransmisi otomatis disarankan memberi perhatian lebih terhadap kondisi transmisi kendaraan. Meski telah dilumasi oli khusus, komponen mekanis di dalam transmisi otomatis tetap bekerja secara terus-menerus dan berpotensi mengalami keausan serta penumpukan residu akibat gesekan.
Transmisi otomatis menjadi salah satu komponen vital yang kerap luput dari perhatian. Di dalam gearbox, gesekan antar komponen dapat menghasilkan serpihan logam halus atau gram. Jika dibiarkan menumpuk, endapan tersebut berisiko mengganggu kinerja transmisi, menurunkan respons perpindahan gigi, hingga mengurangi kenyamanan berkendara.
Bersihkan Kotoran dan Gram
Pada umumnya, perawatan transmisi dilakukan melalui penggantian oli transmisi sesuai interval yang dianjurkan pabrikan. Namun, dalam kondisi tertentu, penggantian oli saja dinilai belum cukup efektif untuk membersihkan kotoran dan gram yang mengendap di bagian internal gearbox.
“Penggantian oli transmisi secara reguler terkadang belum mampu membersihkan sisa gram yang mengendap di dalam gearbox. Karena itu dibutuhkan proses flushing atau pembersihan menyeluruh agar ruang kerja transmisi benar-benar bersih dan performanya kembali maksimal,” ujar Mohan Kurniawan, Kepala Bengkel Astra Peugeot Surabaya.
Menurut Mohan, flush transmisi otomatis menjadi salah satu perawatan penting, terutama pada mobil-mobil Peugeot yang sebagian besar telah mengadopsi teknologi transmisi otomatis. Proses ini berbeda dengan penggantian oli transmisi konvensional.
Flush Setiap 40.000 Km
Untuk kendaraan Peugeot bertransmisi otomatis, flush transmisi disarankan dilakukan setiap 40.000 kilometer. Interval ini tergolong cukup panjang karena metode flush mampu membersihkan sistem transmisi secara menyeluruh.
Pada proses penggantian oli biasa, volume oli yang terganti umumnya hanya sekitar 4 liter, yakni oli yang berada di bak penampungan. Sementara itu, flush transmisi menggunakan alat khusus yang mampu menguras oli hingga sekitar 8 liter, termasuk oli yang berada di dalam torque converter serta saluran internal gearbox.
“Dengan proses flush, pelumas lama yang sudah terkontaminasi benar-benar terkuras, termasuk gram yang menempel di dasar dan komponen internal gearbox. Hasilnya, transmisi menjadi lebih bersih dan responsnya kembali optimal,” jelas Mohan.
Untuk memastikan proses flush transmisi berjalan sesuai standar pabrikan, Peugeot menyarankan pemilik kendaraan melakukan perawatan tersebut di bengkel resmi Astra Peugeot. Selain menggunakan peralatan khusus Flush Autogearbox, pengerjaan juga ditangani oleh teknisi tersertifikasi yang memahami karakter transmisi Peugeot secara menyeluruh.
Saat ini, layanan flush transmisi otomatis Peugeot telah tersedia di seluruh jaringan bengkel resmi Astra Peugeot. Pemilik kendaraan juga dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai kondisi transmisi mobilnya, guna memastikan performa kendaraan tetap prima dan andal dalam jangka panjang. (boi)















