otoplasa.com, Perancis – Mantan pembalap Perancis, Sylvain Guintoli mengaku Valentino Rossi pun tak sanggup menolong sang murid, Francesco Bagnaia bersaing dengan Marc Marquez. Duo pembalap yang sama-sama membela tim pabrikan Ducati Lenovo, telah menunjukkan batasan kemampuan khususnya usai seri perdana MotoGP Thailand. Tampak jelas sekali Pecco terdesak dengan The Baby Alien.
“Saya tidak tahu seberapa besar Valentino Rossi bisa membantu Pecco Bagnaia,” tanya Sylvain Guintoli.

Kendati Francesco Bagnaia bertahan bersama Ducati dan menjadi pembalap senior di musim 2025, tetapi tahun ini ia memiliki rekan setim terkuat dalam sejarah, Marc Márquez! Melihat performa di MotoGP Thailand yang berhasil mengalahkannya, tentu ke depan akan menjadi hal yang sangat sulit bagi Pecco. Sylvain Guintoli yakin persaingan panas akan terjadi selama musim 2025, baik perang di lintasan dan mental.
Dalam wawancaranya dengan TNT Sports, Guintoli menegaskan Márquez telah kembali di kondisi terbaiknya. Hal ini telah terbaca impresif di tahun lalu dan kembali berlanjut dengan kondisi motor yang semakin membaik.
“Jadi catatan seperti apa Vale bisa membantu Pecco. Walaupun begitu Pecco sudah tahu apa yang harus dia lakukan dan menyadari potensinya. Jika saya berada di posisinya, saya akan khawatir. Dia tahu performa Marc tahun lalu, meskipun dengan motor yang inferior, dia tetap bisa bersaing dengannya. Ingat balapan terakhir di Jerez? Marc melakukannya dengan motor tahun sebelumnya dalam tim satelit.”
Guintoli menilai Bagnaia paham bahwa tantangan musim ini akan jauh lebih berat, tetapi ia juga percaya bahwa sang juara bertahan masih memiliki sesuatu yang belum terlihat. “Pecco tahu bahwa musim ini akan lebih sulit. Tekanan semakin besar. Sebagai pembalap, ini adalah situasi yang tidak diinginkan! Tidak ada yang ingin Márquez sebagai rekan setim! Ini akan menjadi tantangan berat. Namun, Pecco mungkin masih menyimpan kejutan. Jika memang ada sesuatu yang belum terlihat, maka tahun inilah saatnya untuk membuktikannya.”
Sebagai catatan, dua seri MotoGP selanjutnya berlangsung di Argentina dan Austin, Amerika Serikat. Dimana kedua sirkuit ini adalah lintasan favorit Marc Marquez. Semoga mental Pecco akan membaik demi hadirnya keseruan balapan di lintasan. (ton)









