otoplasa.com – Dari sekian banyak fisioterapis para pembalap MotoGP, mungkin Carlos J Garcia yang mengemban misi berat dan banyak mendapat sorotan. Ini karena dia ditugasi mengawasi proses recovery sang juara bertahan dan juga juara dunia tujuh kali, Marc Marquez usai operasi cedera dislokasi bahu yang selama ini mendekapnya.
Dampak operasi memang tak main-main, Marquez akan senantiasa merasakan ketidak-nyamanan. Untuk itu dia bersama Garcia berusaha mengembalikan kebugaran dan kekuatan ototnya seperti sediakala. Tak mengherankan dalam sehari dia menjalani rehabilitasi sangat berat hingga total lima jam pelatihan, kecuali saat empat hari libur Natal dia bebas tak melakukan apa pun.
Selain fisik, Garcia menambahkan tekanan mental juga dirasakan Marquez. Sebagai salah satu jawara MotoGP terhebat abad ini, The Baby Alien selalu ada keinginan untuk menjajal motor kendati fisiknya belum pulih. Namun berkat arahan tegas darinya, dia melarang semua motor maupun sepeda dari sentuhan Marquez hingga dia dirasa kuat dan boleh melakukannya lagi untuk persiapan tes di Sepang, Malaysia.
Bila di saat normal paling cepat merasakan naik motor atau sepeda hanya berselang tiga hari, usai operasi Marquez harus menahan keinginannya hingga dua bulan. Bahkan Garcia menegaskan dia sampai disuruh Tim Repsol Honda untuk membongkar semua sepeda kesenangan Marquez supaya tak bisa dikendarai!
Akhirnya masa-masa program pemulihan musim dinginnya bisa dilalui dengan baik. Sebagai langkah awal, Marquez pekan lalu telah menjajal sepeda hingga motor mini Honda NSF100.
“Ada perintah untuk membongkar semua sepeda motornya,” ungkap Garcia seperti rilis yang dikeluarkan Repsol Honda.
“Ketika kami pergi ke gym dia coba menaiki salah satu motornya dan mengambil posisi mengendarai dan seolah membuat suara seperti di trek. Begitulah dia ingin naik lagi,” papar Garcia yang mengaku tak bisa melepaskan perhatian 24 jam dari pemilik nomor start 93.
Ketika masa tes tiba di Sepang, Marquez mengakui tak mengejar berapa banyak jumlah lap yang dilewati. Melainkan dia fokus bagaimana kesan pertamanya setelah operasi cedera bahu. “Lebih dari segalanya, itu demi menghindari tendonitis atau sejenisnya. Saya juga sadar bahwa jika dalam tes saya tidak bisa melakukan banyak putaran dan ini hanya tes. Kita semua akan meninggalkan Malaysia dengan poin nol,” terang Marquez.
Ke depan, jangan harap para penggemar MotoGP melihat aksi Marquez yang selalu agresif. Bisa jadi karena proses pemulihan, dia bakal lebih kalem dari biasanya. “Saya harus berhati-hati dan tidak membuang waktu yang telah saya habiskan untuk pulih, dua bulan saya telah pulih dan bersabar.” (ton)




























