Red Bull 2026, Hadjar Masuk dan Tsunoda Terdepak?

Efek Perpisahan Dengan Honda

Otoplasa.com – Red Bull Racing dan Racing Bulls bersiap mengumumkan susunan pembalap 2026 pada Selasa ini. Keputusan ini akan mengakhiri spekulasi panjang terkait tiga kursi kosong di dua tim tersebut. Dimana Isack Hadjar naik dan kemungkinan besar Yuki Tsunoda terdepak.

Max Verstappen tetap menjadi pilar utama Red Bull Racing pada era regulasi baru 2026. Posisi rekan setimnya menjadi pusat perhatian, terutama setelah performa Yuki Tsunoda tak memenuhi harapan tim sepanjang musim.

Sumber paddock menyebut Tsunoda kemungkinan besar kehilangan kursi pada 2026. Konsistensi poin dan dukungan strategis yang kurang membuat posisinya kian terdesak. Jika prediksi benar, empat tahun perjalanan Tsunoda di struktur Red Bull mencapai titik akhir.

Isack Hadjar Dipromosikan ke Red Bull Racing
Nama Isack Hadjar disebut sebagai kandidat terkuat mendampingi Verstappen. Rookie asal Prancis itu tampil tanpa kontroversi dan konsisten menyodorkan hasil solid. Podium perdananya di Zandvoort memperkuat reputasinya sebagai talenta masa depan.

Helmut Marko memuji gaya balap Hadjar yang bersih dan mentalitas kuat. Namun keputusan kini melibatkan Oliver Mintzlaff dan Laurent Mekies, sehingga promosi Hadjar melalui proses lebih terstruktur. Senyuman Hadjar saat ditanya masa depannya di Qatar makin menguatkan dugaan itu.

Informasi De Telegraaf juga menyebut Hadjar akan resmi dipromosikan pada Selasa. Ini menjadi puncak musim debut luar biasa setelah mengawali karier di GP Bahrain 2025.

Arvid Lindblad Diproyeksikan ke Racing Bulls
Dampak domino di Racing Bulls juga menarik. Arvid Lindblad disebut akan naik kelas mengisi kursi yang ditinggalkan Hadjar. Pembalap muda Inggris-Swedia ini mencetak sensasi sebagai pemenang balap F2 termuda di Jeddah.

Lindblad sudah menjalani uji coba dengan mobil AlphaTauri AT04 dan tampil kuat pada FP1 di Meksiko. Performa stabil dan feedback teknis matang membuatnya dianggap siap naik ke F1.

Racing Bulls juga dipercaya mempertahankan Liam Lawson. Pembalap asal Selandia Baru itu menjalani musim kurang konsisten di atas kertas, namun menunjukkan progres berarti. Keteguhannya memberi patokan ideal bagi rookie seperti Lindblad.

Peluang Lain Tetap Terbuka
Red Bull masih mempertimbangkan beberapa opsi cadangan. Ayumu Iwasa masuk radar setelah menjuarai Super Formula dan membawa dukungan Honda. Ia disebut sebagai kandidat aman jika terjadi perubahan mendadak.

Nama Alex Dunne dipastikan tak masuk pertimbangan akhir karena kendala Super Licence. Peluang mempertahankan susunan saat ini tetap kecil, namun tidak sepenuhnya tertutup.

Tsunoda Jadi Korban Besar Pergeseran
Posisi Tsunoda menjadi titik emosional keputusan Red Bull. Ia tumbuh dalam struktur akademi Red Bull sejak debut di AlphaTauri. Kecepatannya kadang eksplosif, namun konsistensi menjadi isu berulang.

Jika skenario berlanjut, Tsunoda kehilangan kursi karena seluruh tim telah mengunci line-up untuk 2026. Nasibnya di F1 musim depan menjadi tanda tanya besar.

Formasi 2026 yang Kemungkinan Diumumkan
* Red Bull Racing: Max Verstappen dan Isack Hadjar.
* Racing Bulls: Liam Lawson dan Arvid Lindblad.
* Wild card: Peluang kecil untuk Ayumu Iwasa.
* Opsi lain: Kemungkinan mempertahankan susunan saat ini sangat tipis.

Red Bull ingin formasi solid menghadapi regulasi baru 2026. Mereka membutuhkan pembalap adaptif, efisien, dan minim drama teknis. Karena itu, gaya balap lugas Hadjar, ketenangan Lawson, dan kedewasaan dini Lindblad dianggap sesuai arah tim.

Pengumuman Selasa mendatang akan menghapus kata kemungkinan dari seluruh spekulasi. Semua mata kini tertuju pada langkah akhir Red Bull dalam menyusun fondasi era baru Formula 1. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *