Otoplasa.com – Sadar tak selamanya bisa terus mengandalkan Ford Ranger maupun Everest yang harganya melampaui kompetitor di Pasar Asia, Ford bersiap dan menjanjikan harga yang lebih murah di tahun depan. Caranya dengan menggaet pabrikan Tiongkok demi menekan biaya produksi.
Begitu upaya Ford yang bersiap mendatangkan truk pikap lebih murah di bawah Ranger untuk Pasar Asia dan Global. Ford Motor Company (FMC)resmi mengonfirmasi kehadiran andalan barunya dengan harga yang lebih terjangkau untuk pasar internasional.
Langkah ini diambil guna menekan lonjakan harga lini produk yang telah menggerus pangsa pasar mereka. Guna memperkuat daya saing, strategi utama yang ditempuh adalah memangkas biaya produksi bahan baku secara agresif.

Sasar Segmen Niaga dan Gaya Hidup
Langkah ini menyasar segmen konsumen niaga dan gaya hidup. Ford ingin menghadirkan kendaraan tangguh berbiaya kepemilikan lebih terjangkau.
Chief Executive Officer Ford, Jim Farley, menegaskan komitmen efisiensi pabrikan asal Amerika Serikat tersebut saat laporan keuangan tahunan. “Kami memperkirakan biaya bahan baku dasar truk ini 20 persen lebih rendah dibanding Ranger saat ini,” ungkap Farley.
“Truk ini dirancang membawa konsumen baru ke lini Ford internasional dengan struktur biaya yang kompetitif melawan produsen Tiongkok,” tambahnya.

Gandeng JMC
Strategi efisiensi ini akan direalisasikan melalui beberapa opsi manufaktur terukur. Salah satu jalur utama adalah memanfaatkan kolaborasi dengan mitra asal Tiongkok, Jiangling Motors Corporation (JMC).
Kerja sama ini berpotensi memakai platform pikap menengah JMC seperti Vigus Pro atau yang lain. Basis tersebut dinilai ideal karena menggabungkan efisiensi biaya dan teknologi Ford.
Opsi lain adalah pengembangan mandiri melalui penekanan biaya sistem industrial secara menyeluruh. Model ini dijadwalkan meluncur pada 2027 mendatang.
Peluncuran pikap baru ini menjadi benteng pertahanan Ford di Asia Tenggara dan Australia. Pasalnya, gempuran pikap Tiongkok berharga terjangkau kian masif di kawasan tersebut.
Diharapkan dengan kehadiran pikap ini memberikan opsi rasional bagi konsumen yang membutuhkan armada tangguh. Ford optimistis dapat merebut kembali loyalitas pelanggan di pasar berkembang. (Rafif Vidhar)








