Otoplasa.com – Di aspal jalanan, sebuah perjalanan bukan hanya soal berpindah dari titik A ke titik B. Bagi para pengendara roda dua, keselamatan adalah bahan bakar utama agar setiap kilometer yang ditempuh tetap memberikan kenyamanan. Namun, faktanya, keselamatan berkendara atau safety riding seringkali dianggap sebagai formalitas belaka.
Menjawab tantangan tersebut, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT, kembali mempertegas komitmennya melalui kampanye #Cari_Aman. Kampanye ini bukan sekadar jargon, melainkan sebuah ajakan untuk menjadikan keselamatan sebagai gaya hidup (lifestyle) bagi setiap bikers.
Tiga Pilar Keselamatan: Kendaraan, Teknik, dan Atribut
Menurut edukasi yang diusung MPM Honda Jatim, ada tiga aspek krusial yang wajib diperhatikan sebelum memutar tuas gas:
Pengecekan Kendaraan (Pre-Ride Check):
Jangan biarkan perjalanan Anda terhenti karena kelalaian kecil. Pastikan sistem pengereman pakem, tekanan ban sesuai standar, lampu berfungsi optimal, dan bahan bakar mencukupi. Motor yang sehat adalah fondasi keamanan.
Postur dan Teknik Berkendara:
Berkendara dengan aman adalah tentang ergonomi. Pastikan postur tubuh tetap rileks agar tidak cepat lelah, pandangan jauh ke depan untuk memantau situasi, dan yang paling penting: jaga jarak aman. Ingat, jalan raya adalah ruang publik, bukan lintasan balap pribadi.
Gaya yang Melindungi (Safety Gear):
Di era sekarang, menggunakan perlengkapan berkendara adalah bentuk apresiasi terhadap diri sendiri. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, hingga sepatu tertutup bukan hanya pelindung dari benturan, tapi juga pendongkrak kepercayaan diri saat membelah kemacetan.
Lebih dari Sekadar Teori di MPM Safety Riding Center
Kesadaran di jalan raya tidak muncul secara instan. Itulah mengapa MPM Honda Jatim menyediakan fasilitas MPM Safety Riding Center. Tempat ini menjadi kawah candradimuka bagi para pengendara untuk mengasah insting dan teknik mereka secara nyata.
Di sini, masyarakat diajak mempraktikkan langsung teknik pengereman yang benar (braking), cara menikung yang aman (cornering), hingga simulasi antisipasi bahaya. Fokus utamanya jelas: membentuk perilaku berkendara yang bertanggung jawab dan beretika.
“Keselamatan berkendara tidak hanya soal kendaraan, tetapi juga perilaku pengendara di jalan. Dengan memahami teknik berkendara yang aman serta menerapkan prinsip #Cari_Aman, pengendara dapat meminimalkan risiko dan menikmati perjalanan dengan lebih nyaman,” ujar Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.
Pada akhirnya, secanggih apa pun teknologi Antilock Braking System (ABS) atau Traction Control pada motor Anda, kendali penuh tetap ada pada pemikiran sang pengendara. Mengadopsi semangat #Cari_Aman berarti Anda menghargai nyawa sendiri dan orang lain.
Mari jadikan setiap perjalanan sebagai momen yang menyenangkan, bukan sebuah ancaman. Karena pulang ke rumah dengan selamat adalah prestasi tertinggi bagi setiap pengendara. (boi)















