Silverstone ‘Berbahaya’ Bagi Lorenzo!

Otoplasa.com – Masa pemulihan Jorge Lorenzo dari cedera retak tulang belakang, mendapat perhatian serius dari pembalap Formula 1, Daniel Ricciardo. Pemuda asal Australia yang kini membela Tim F1 Renault tersebut menjelaskan Sirkuit Silverstone, Inggris yang bakal dijumpai kali pertama oleh Lorenzo usai absen beberapa seri, teramat berbahaya dan sulit.

Gelaran MotoGP Silverstone yang direncanakan berlangsung 25 Agustus 2019 nanti, sangat tak ramah bagi seluruh pembalap. Pasalnya Silverstone yang juga digunakan untuk balapan F1, memiliki dinding kerb di sisi lintasan terutama tikungan. Alhasil bagi siapa saja yang melewati akan merasakan bagai melewati gundukan polisi tidur dengan kecepatan tinggi.

“Itu belum ditambah dengan permukaan aspal yang dilapisi ulang, sehingga memunculkan beberapa gelombang yang tak rata. Dan ini akan dihajar para pembalap beberapa kali termasuk Lorenzo,” wanti Ricciardo.

Beragam goncangan tentu saja menjadikan Lorenzo bakal tak nyaman, khususnya setelah dirinya pulih dari cedera tulang belakang. Kemungkinan besar dia akan kembali menggunakan suntikan pain killer saat balapan.

Selain Ricciardo, Valentino Rossi juga mengatakan balapan Silverstone sangat berbeda di sirkuit yang lain. Adanya sentuhan F1 menyebabkan kerb harus terbiasa dilewati para pembalap MotoGP. “Bakal banyak melewati guncangan di sudut tikungan,” ungkapnya.

Sementara itu rasa simpati kembali ditunjukkan oleh rekan setimnya, Marc Marquez. The Baby Alien mengakui X-Fuera kesulitan beradaptasi dengan RC213V. “Dia sudah berusaha sekuat mungkin namun kembali cedera. Setiap kali dia mencoba lebih keras, dia kembali jatuh,” sesal Marquez.

Sang pemimpin klasemen saat ini menambahkan Honda tetap berusaha membantu Lorenzo. “Honda berusaha membantunya demi kebangkitannya. Namun saya juga tidak bisa kehilangan waktu memikirkan hal-hal ini, karena saya harus tetap fokus pada cara saya sendiri, apa yang terbaik untuk tim, untuk kejuaraan,” tegas Marquez.

Dengan kata lain Marquez menunjukkan bahwa motor yang sekarang dinaikinya tak mudah ditundukkan. Termasuk pengakuan pembalap satelit CWM LCR Honda, Cal Crutchlow. “Hanya Marquez yang bisa mengendalikannya hingga menjadi yang tercepat,” kata Crutchlow. (anto/26-07-2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *