Otoplasa.com – Astra Credit Companies (ACC) dan OJK bersinergi memperkuat literasi keuangan masyarakat Surabaya. Kolaborasi ini merupakan dukungan nyata terhadap program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau GENCARKAN. Melalui Media Gathering, kedua pihak mengedukasi masyarakat mengenai transaksi kredit yang aman.
Executive Vice President ACC, Ikhsan Abdillah Harahap, menegaskan pentingnya pemahaman layanan pembiayaan. “Kegiatan ini adalah komitmen ACC membantu meningkatkan kehidupan masyarakat lewat pembiayaan,” tuturnya.
Program ini diharapkan membuat masyarakat lebih bijak dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan. Kegiatan ACC yang berupaya menyosialisasi literasi keuangan yang aman menjadi krusial di tengah maraknya kasus hukum.

Konsekuensi Pidana
Masyarakat diingatkan untuk tidak menjual kendaraan yang masih dalam masa pembiayaan kredit. Assistant Vice President Legal ACC, Mochammad Jeihansyah, menyebut tindakan tersebut memiliki konsekuensi pidana.
Jeihansyah membagikan tiga langkah agar transaksi pembiayaan berjalan dengan aman dan nyaman:
– Pertama, pastikan memilih produk yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda.
– Kedua, lengkapi persyaratan kredit secara sah, benar, dan juga transparan.
– Ketiga, pahami isi kontrak serta hak dan kewajiban sebelum menandatangani perjanjian.
Kerugian Investasi Bodong
Peningkatan pemahaman ini sangat penting mengingat tingginya kerugian akibat penipuan digital. Data OJK menunjukkan kerugian keuangan digital ilegal di Jawa Timur mencapai Rp141,8 miliar. Banyak warga terjerat investasi bodong serta pinjaman daring atau pinjol ilegal.
Edukasi melalui kegiatan media gathering ACC ini juga bertujuan melindungi konsumen dari kejahatan siber. OJK mencatat ribuan entitas keuangan ilegal telah dihentikan demi keamanan masyarakat.
Masyarakat harus selalu memastikan legalitas lembaga keuangan sebelum menyetujui sebuah perjanjian kredit. Kesadaran finansial yang baik akan menghindarkan masyarakat dari jeratan utang dan penipuan. (boi)















