otoplasa.com – Di tengah pandemi virus corona, rupanya tak menyurutkan konsumen untuk memburu motor hobies. Terbukti Honda Monkey 2020 yang tampil imut di BigBike MPM telah terinden hingga 15 unit. Padahal perunitnya dibandrol Rp 64,79 juta.

Demikian penjelasan Sigit Budiarto, BigBike Consultant PT MPM kepada Otoplasa. Menurutnya minat konsumen terhadap motor premium di kala pandemi covid-19 tetap tinggi.
“Permintaan terhadap motor-motor premium tetap ada. Yang jadi kendala hanyalah ketersediaan stok dan masih inden. Apalagi di saat pandemi seperti sekarang cukup berpengaruh karena tiap motor harus tertahan tambahan karantina selama 14 hari,” jelasnya.
Sigit memaparkan animo konsumen terhadap Honda Monkey cukup unik. Desainnya yang imut dan mudah dikendarai oleh siapa saja, menyebabkan banyak wanita yang memesannya. “Iya banyak yang pesan Honda Monkey konsumennya wanita,” tukasnya.

Honda Monkey atau punya sebutan Z125 sangat populer di seluruh dunia. Tersedia dalam pilihan warna Pearl Shining Black, Pearl Nebula Red, Pearl Glittering Blue dan Banana Yellow. Harap maklum penamaan warna kuning mengarah ke pisang karena ini adalah makanan kesukaan monyet.
Mesinnya cukup mengusung kapasitas 125 cc satu silinder berpendingin udara. Serupa dengan mesin Honda Wave 125 di Thailand. Kendati tampak sederhana, tapi mengapa harganya bisa menembus di atas Rp 60 juta?
Harap maklum karena piranti yang tertempel lumayan wah. Remnya menganut ABS single channel yang dioperasikan menggunakan Inertial Measurement Unit (IMU), dimana perangkat elektronik ini sama dengan IMU yang dipakai oleh Honda CBR1000RR-R fireblade. Fitur lainnya telah memakai lampu LED di depan dan belakang, sein serta dashboard LCD. Selain itu suspensi depan telah menganut upside down, dan joknya dijamin super empuk.
Jadi wajar saja para wanita menyukai motor eksotis ini. (anto/08-04-2020)









