Otoplasa.com – Mitsubishi menjadi inspirasi Honda yang terus memperkuat komitmen lingkungan melalui penggunaan material ramah bumi di lini sepeda motor global. Salah satu inovasi penting adalah penerapan DURABIO, plastik teknik berbasis hayati yang dikembangkan dan dimiliki oleh Mitsubishi Chemical Group (MCG Group).
“Honda berkomitmen menghadirkan inovasi berkelanjutan untuk mengurangi dampak lingkungan,” ujar perwakilan Honda dalam keterangan resminya yang diterima Otoplasa.
Sebagai informasi, DURABIO adalah merek dagang eksklusif milik Mitsubishi Chemical Group. Material ini berasal dari isosorbida yang diproses dari jagung dan gandum non-pangan.

MCG Group Pemegang Lisensi
MCG Group memegang penuh hak produksi dan lisensi komersial DURABIO. Industri yang ingin menggunakan material ini wajib bekerja sama melalui jaringan resmi Mitsubishi Chemical.
“DURABIO lahir dari penelitian panjang berbasis tanaman,” kata perwakilan Mitsubishi Chemical Group.
Material ini menawarkan kejernihan optik tinggi, ketahanan gores kuat, stabilitas UV, serta kemampuan menghasilkan warna intens tanpa cat. Kombinasi itu membuat DURABIO cocok untuk komponen sepeda motor yang membutuhkan kekuatan tinggi.
Honda Jadi Pengguna Material Hayati dalam Skala Besar
Honda mulai memakai DURABIO pada kaca depan CRF1100L Africa Twin. Komponen itu menjadi kaca depan sepeda motor pertama di dunia berbahan plastik berbasis hayati.
Penggunaan material ini terus meluas. DURABIO kini hadir pada X-ADV, NT1100, NC750X, CB1000GT, serta Forza 750. Komponen yang memakai material itu mencakup kaca, caren, panel samping, dan penutup setang.
NC750X bahkan menjadi model Honda pertama yang memakai DURABIO berwarna. Pilihannya Earth Black dan Earth Ivy Ash Green. Selain itu CB1000GT 2026 menjadi model terbaru yang memakai kaca depan berbahan DURABIO.
Efisiensi Emisi Lewat Material Alternatif
Honda menerapkan panel semitransparan tanpa cat pada SH125i dan SH150i Vetro. Proses ini mengurangi emisi pabrik Atessa hingga 9,5% per tahun dibanding pengecatan standar.
Langkah ini membantu Honda menjaga efisiensi energi sekaligus mengurangi penggunaan bahan baku baru.
Material Daur Ulang Lengkapi Strategi Lingkungan Honda
Selain DURABIO, Honda menggunakan bumper mobil daur ulang untuk komponen non-struktural. Material itu kini hadir pada top box NC750X dan X-ADV 2025, serta dasar jok Forza 750 2025.
Honda juga memakai polipropilena (PP) daur ulang pra-konsumsi. Bahan ini berasal dari sisa produksi komponen mobil dan peralatan rumah tangga. Sisa itu dihancurkan, dipadatkan, lalu digranulasi untuk dipakai kembali.
X-ADV dan Forza 750 memakai lebih dari 15 komponen berbahan PP daur ulang. CB1000F 2026 juga memakainya pada spakbor belakang dan dasar jok.
Membangun Rantai Nilai Sirkular
Honda menerapkan lima prinsip ekonomi sirkular untuk mengurangi limbah dan konsumsi sumber daya:
1. Inovasi bisnis berbasis sistem daur ulang.
2. Teknologi daur ulang lanjutan dengan efisiensi lebih baik.
3. Pelacakan emisi CO₂ sepanjang siklus hidup produk.
4. Desain sirkular yang mudah dibongkar dan digunakan ulang.
5. Kolaborasi rantai pasok berbasis material daur ulang.
“Honda ingin mengurangi ketergantungan pada sumber daya terbatas,” kata perwakilan Honda.
Saat ini sekitar 90% bahan baku kendaraan masih berasal dari tambang. Penggunaan material hayati dan daur ulang menjadi cara efektif mengurangi emisi serta risiko kelangkaan material.
Kolaborasi Tak Langsung yang Menginspirasi
Penerapan DURABIO oleh Honda menunjukkan bagaimana inovasi Mitsubishi Chemical dapat menginspirasi industri otomotif. Penggunaan material ini menghadirkan performa sekaligus keberlanjutan.
Honda ingin memberikan kegembiraan dan kebebasan mobilitas sambil memperkuat komitmen lingkungan global. (boi)









