otoplasa.com – Valentino Rossi kidal ambidextrous! Hal ini terungkap setelah sang legenda MotoGP menyatakan pensiun dan bakal berhenti balapan di akhir musim 2021.
Berkat kidal ambidextrous, The Doctor bisa mengerjakan dua pekerjaan dalam waktu bersamaan dengan kedua tangannya. Kerap disebut multitasking, namun dalam dunia medis sebutan yang lumrah adalah ambidextrous.
Orang yang ambidextrous memiliki kedua tangannya bekerja secara dominan. Masing-masing memiliki keterampilan dan kekuatan yang sama. Reader’s Digest menyebutkan orang dengan bawaan terlahir seperti ini hanya 1% dari seluruh populasi dunia. Artinya juara dunia 9 kali itu memang dianugerahi bakat dan talenta fisik yang luar biasa.
Valentino Rossi kidal ambidextrous berperan terutama melibas tikungan, baiki kiri atau kanan. Tentu sebagian besar dari kita sangat mudah saat melewati tikungan ke kiri daripada yang belok ke kanan. Dan hal ini berlaku pula sebaliknya bagi yang kidal, yang akan lebih mudah melibas tikungan ke kanan daripada ke kiri.
Namun berkat adanya ambidextrous, yang kidal seakan terbantu dan tak akan kesulitan melewati beragam tikungan. Hal ini pun diakui sendiri oleh Valentino Rossi. “Saya sesungguhnya kidal, bertipe ambidextrous. Saya pun bisa melakukan berbagai hal secara baik dengan tangan kiri dan kanan,” kata pemilik nomor start 46 kepada BT Sport.
Berkat kidal ambidextrous, Valentino Rossi pun dapat menggunakan kedua tangannya dengan sama baik untuk melakukan berbagai tugas. Dan inilah rahasianya di masa-masa jayanya Valentino Rossi sangat piawai melibas beragam tikungan. “Keuntungan saya adalah ketika di tikungan. Sebab tak semua pembalap bisa melaju sama cepat di tikungan kiri dan kanan,” tegas pembalap yang diperkirakan akan memanfaatkan wild card di 2022 nanti.
Info menarik lainnya tokoh-tokoh besar yang ambidextrous lumayan terkenal. Mereka itu diantaranya Leonardo da Vinci, Ben Franklin, dan Albert Einstein hingga olahragawan Michelle Kwan dan Lebron James. adalah contoh atlet yang terampil menggunakan kedua tangan.
Menurut penelitian awal mulanya kemunculan kidal ambidextrous sejak jaman pertengahan. Ketika itu orang yang kidal dipaksa oleh orang-orang sekitarnya untuk tetap menggunakan tangan kanan ketika menulis dan beraktivitas. Berkat tekanan sehari-hari yang diterima, akhirnya tangan kiri maupun tangan kanan punya kemampuan dan keterampilan yang sama yang disebut pula ambidexterity. (anto)









