otoplasa.com – Lupakan yang terjadi pada 2020, saatnya memperbaiki dan meningkatkan kinerja yang lebih baik di 2021. Itulah gambaran penjualan mobil di 2021 menurut Ketua Umum GAIKINDO Yohannes Nangoi.
Nangoi mengakui meskipun kondisi pasar Indonesia tahun ini belum keluar dari masa sulit seperti 2020 lalu, namun bakal ada peningkatan penjualan. Dia memaparkan pasar mobil Indonesia pada 2020 diperkirakan mencapai angka 525 ribu unit, jauh dari apa yang diraih pada 2019 lalu yang berhasil meraih lebih dari 1 juta unit.
“Prediksi saja tahun ini 750 ribu unit dan kapasitas kita produksi hingga 2,4 juta,” yakin Nangoi.
Dari 2020 yang angka penjualannya 525 ribu unit hingga berpeluang naik menjadi 750 ribu unit tentu pencapaian yang luar biasa di kondisi sulit. Kenaikkan nyaris 50 persen itu tentu bagaikan semangat tambahan bagi dunia otomotif Tanah Air.
Atas dasar itulah saatnya bagi APM untuk lebih agresif menggaet konsumen. Di sisi lain GAIKINDO pun tak lupa berusaha meminta Pemerintah untuk lebih memberikan insentif tambahan, semisal pembebasan pajak yang juga diterapkan Malaysia.
Hal lainnya Nangoi menambahkan sebenarnya ada beberapa merek baru yang tertarik untuk menanamkan investasi di Indonesia. Hanya saja pukulan pandemi membikin merek-merek baru otomotif itu kembali mengevaluasi rencananya. “Mungkin belum, karena pasar lagi berat. Saya belum lihat yang benar-benar,” ungkapnya. (anto/15-01-2021)










