otoplasa.com – Juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo kini tengah merasakan betapa benar-benar sulitnya menjaga mahkota kampiumnya daripada merebutnya. Secara statistik El Diablo pun tak pernah menang saat balapan di Cirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Artinya untuk keluar sebagai juara dunia 2022 sungguh menjadi mission impossible bagi pembalap Monster Energy Yamaha tersebut.
Mengusung misi sebagai juara bertahan di Valencia pada 6 November 2022 nanti, beban berat sungguh dirasakan Fabio Quartararo. Tertinggal 23 poin dari pemimpin klasemen Francesco Bagnaia, mau tak mau syarat wajib mempertahankan gelarnya adalah dengan menambah 25 angka sempurna atau keluar sebagai juara pertama di seri terakhir. Itupun dengan sesajen tambahan berupa Pecco harus finish di luar 14 besar.
Bila itu terjadi, maka gelar juara dunia 2022 akan berada di genggaman. Hanya saja butuh keajaiban. Di satu sisi Fabio Quartararo selama karirnya balapan di MotoGP, dia tak pernah merasakan podium pertama di sana. Di sisi lain, para pembalap Ducati sedang haus kemenangan dan semuanya mengendarai motor terbaik di tahun ini, yakni Desmosedici GP21 yang memakai mesin DOHC Desmodromic V4 1000 cc. Dimana motor tersebut tak hanya paling kencang di trek lurus, melainkan kini juga lincah di beberapa tikungan.
Baca juga: Team Order Ducati di Valencia Wajar Demi 15 Tahun Tanpa Gelar Juara Dunia
Tak ayal bagi Fabio Quartararo menjadi hal yang sangat sulit bisa bersaing di barisan terdepan. Hanya saja jika berkaca pada pengalaman balapan MotoGP seri final pula Valencia 2006, tentu hasil lomba menjadi kedukaan bagi Valentino Rossi.
Asal tahu saja balapan dramatis 16 tahun lalu itu menempatkan The Doctor sebagai kandidat utama peraih gelar juara dunia 2006. Waktu itu dia datang ke Valencia dengan 244 poin, sedangkan pesaing terdekatnya Nicky Haiden 236. Dalam hal ini pemilik nomor start 46 itu unggul 8 poin.
Apalagi jelang balapan pemuncak, Rossi menempati pole position. Sungguh suatu gambaran yang jelas-jelas menempatkan sang legenda itu bakal menambah gelar juara dunianya. Namun petaka pun terjadi, pembalap Yamaha itu terpeleset di awal balapan dan tertinggal hingga turun belasan posisi. Dan pada akhirnya Rossi hanya mampu finish ke-13, sementara Hayden menempati podium ketiga. Alhasil klasemen pun berubah Hayden mengoleksi 252 poin dan Rossi hanya 247 atau tertinggal 5 angka. Hingga akhirnya pembalap Amerika Serikat tersebut dinobatkan sebagai pemilik gelar juara dunia MotoGP 2006.
Baca juga: Valentino Rossi Konfirmasi Tampil di Final MotoGP Valencia
Jadi kesimpulannya apapun masih bisa terjadi di Valencia akhir pekan ini. Yuk kita tunggu. (boi)
Cek artikel www.otoplasa.com yang lain di Google News











