Otoplasa.com – Standar emisi baru semakin selektif, khususnya Euro 7. Tidak hanya membatasi asap polusi, melainkan juga ada aturan ketat untuk kendaraan listrik. Kabar teranyar menyebutkan bahwa Inggris bakal menerapkannya November 2026 atau bulan depan!
Regulasi otomotif Britania Raya akan memasuki babak baru. Pemerintah Inggris ancang-ancang menerapkan Euro 7 mulai November mendatang demi menekan polusi udara.
Kebijakan dari Department for Transport (DfT) memastikan aturan ini menjadi standar emisi paling ketat dalam sejarah. Aturan tersebut memperluas cakupan polusi hingga ke emisi non-knalpot.
Ragam Konsekuensi Euro 7
Konsekuensi ketat dan perubahan regulasi kebijakan ini memuat beberapa hal penting bagi industri otomotif, diantaranya:
– Emisi Non-Knalpot: Mobil bensin, diesel, hingga listrik wajib menekan debu rem dan partikel ban.
– Pengujian Realistis: Pengujian emisi dilakukan dalam perjalanan singkat dan cuaca ekstrem.
– Masa Kepatuhan Panjang: Kendaraan wajib menjaga standar emisi hingga 10 tahun atau 124.000 mil.
Kewajiban Kendaraan Listrik
Khusus kendaraan listrik yang tren pemakaiannya semakin meningkat, telah menjadi fokus utama dan terikat aturan baku. Polusi mikroplastik dari gesekan ban EV tetap diatur ketat.
Selain itu, standar kesehatan baterai wajib dipenuhi seluruh produsen. Baterai EV harus menjaga kapasitas minimal 80% setelah 5 tahun. Kapasitas juga wajib bertahan 72% setelah 8 tahun pemakaian.
“Kami menyambut baik standar kesehatan baterai Euro 7 ini. Ini langkah penting untuk membangun kepercayaan terhadap kendaraan listrik,” ujar Toby Poston, CEO BVRLA.
Ia menambahkan bahwa transparansi data baterai sangat dibutuhkan pasar mobil bekas. Pasar tersebut menjadi pintu utama masyarakat untuk beralih ke mobil listrik. Standar baru ini dipastikan mempercepat adopsi EV secara global.
Dari gambaran di atas, Euro 7 sangat memberikan perlindungan kepada konsumen mobil listrik bekas. Dimana performa dan ketahanan baterai diatur secara transparan. Sangat bermanfaat bagi calon konsumen yang akan membeli mobil listrik bekas, supaya tak menyesal di kemudian hari. (Dian Novianto)








