Gara-Gara Motor Starter, BMW dan Toyota Sarankan Parkir Luar Rumah

Gelar Recall Hindari Risiko Kebakaran

Otoplasa.com – Dua raksasa otomotif, BMW dan Toyota kompak menyarankan pemilik mobil untuk sementara waktu memarkirkan kendaraannya di luar rumah. Itu gara-gara motor starter yang dianggap bermasalah dan berpotensi memicu kebakaran. Ya, kedua pabrikan akan menggelar recall atau penarikan untuk perbaikan kembali.

Demikian BMW dan Toyota berencana menarik ratusan ribu mobil karena risiko kebakaran mesin. Penarikan massal kendaraan perlu dilakukan setelah ditemukannya risiko kebakaran pada komponen mesin.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) mengungkapkan adanya cacat produksi pada kendaraan keluaran 2019 hingga 2022. Masalah ditemukan pada motor starter yang berpotensi menimbulkan korsleting hingga kebakaran.

Motor Starter BMW Toyota
Toyota hanya terjadi pada model Supra

Hanya 0,1% Kendaraan
Dokumen resmi NHTSA mencatat ada 196.355 mobil dari kedua merek yang masuk daftar recall. Meski begitu, hanya sekitar 0,1% kendaraan diperkirakan benar-benar mengalami kerusakan.

Namun, karena menyangkut keselamatan, Toyota dan BMW meminta pemilik mobil segera memarkir kendaraan di luar rumah. Langkah ini mencegah potensi kebakaran sebelum perbaikan dilakukan.

Motor starter kendaraan berpotensi mengalami korosi akibat masuknya air. Korosi ini menyebabkan panas berlebih, korsleting pada relai, dan dalam kondisi ekstrem, kebakaran mesin.

Recall Besar-Besaran
Investigasi dimulai Juli 2024 setelah adanya laporan peristiwa termal pada mobil BMW. Pemeriksaan lanjutan melibatkan pemasok motor starter hingga akhirnya diputuskan recall besar-besaran.

Beberapa model BMW yang masuk daftar penarikan antara lain:
* BMW 330i dan 330i xDrive (2019-2021)
* BMW Z4 sDrive30i (2019-2022)
* BMW 530i dan 530i xDrive (2020-2022)
* BMW X3 sDrive30i dan xDrive30i (2020-2022)
* BMW X4 xDrive30i (2020-2022)
* BMW 430i Gran Coupé (2022)
* BMW 430i dan 430i xDrive Convertible (2021-2022)
* BMW 230i Coupé (2022)

Sementara itu Toyota Supra menjadi model satu-satunya yang terdampak. Unit yang ditarik diproduksi antara Oktober 2019 hingga Juli 2021. Jumlahnya mencapai 1.469 unit di Amerika Serikat.

Ganti Motor Starter
Toyota menyatakan masalah hanya terjadi pada Supra bermesin empat silinder. Komponen motor starter yang digunakan merupakan hasil kerja sama dengan BMW. Hingga kini, Toyota belum menerima laporan klaim garansi terkait masalah tersebut.

BMW juga memastikan tidak ada catatan kecelakaan atau cedera akibat kerusakan ini. Kedua produsen berkomitmen mengganti motor starter dengan versi terbaru secara gratis.

NHTSA menegaskan notifikasi recall kepada pemilik mobil BMW akan dimulai 14 November 2025. Untuk Toyota, pemberitahuan akan diberikan akhir November 2025.

Pemilik kendaraan dapat memeriksa status recall melalui laman resmi [nhtsa.gov/recalls](https://www.nhtsa.gov/recalls) dan [toyota.com/recall](https://www.toyota.com/recall). Verifikasi dapat dilakukan menggunakan nomor identifikasi kendaraan (VIN) atau nomor polisi. (ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *