Honda dan HRC Apresiasi Induksi Ayrton Senna di Automotive Hall of Fame

Pembalap Terbaik Formula 1 Lahirkan Standar Baru Keselamatan

Otoplasa.com – Honda dan Honda Racing Corporation (HRC) mengapresiasi induksi atau pengaruh Ayrton Senna di ajang balap otomotif dunia. Berkat prestasinya yang luar biasa hingga menjadi legenda Formula 1, pembalap Brazil tersebut resmi masuk Automotive Hall of Fame pada 25 September di Detroit.

Senna dipuji sebagai salah satu pembalap terbaik dalam sejarah Formula 1. Dedikasinya juga melahirkan standar keselamatan baru di dunia balap.

American Honda dan Honda Racing Corporation (HRC) menyampaikan selamat atas penghargaan bergengsi ini. Automotive Hall of Fame dikenal sebagai salah satu kehormatan tertinggi industri otomotif.

Honda HRC Ayrton Senna Automotive Hall of Fame
Honda dan HRC Apresiasi Induksi Ayrton Senna di Automotive Hall of Fame

Induksi Senna Terhadap Motorsport
Induksi ini menegaskan kontribusi luar biasa Senna terhadap motorsport, inovasi otomotif, dan pengembangan keselamatan kecelakaan. Senna bukan hanya dikenal karena gelar juara. Ia juga memiliki semangat juang, keterampilan mengemudi, dan dedikasi tanpa henti.

Kemitraannya bersama Honda melahirkan pencapaian ikonik yang terus menginspirasi penggemar serta insinyur di seluruh dunia. Untuk mengenang momen bersejarah ini, Honda menampilkan mobil ikonik McLaren Honda MP4/7 tahun 1992. Mobil tersebut melambangkan kejayaan Senna serta ikatan abadi dengan Honda.

Toyoharu Tanabe, anggota tim Honda F1 era Senna, hadir dalam upacara induksi. “Saya mengucapkan selamat tulus kepada Senna dan keluarganya,” ujar Tanabe.

Bergabung dengan Soichiro Honda
Ia menambahkan, “Kehormatan besar melihat Senna bergabung dengan Soichiro Honda dan Takeo Fujisawa di Hall of Fame.”

Tanabe menegaskan hubungan erat antara Senna dan Soichiro Honda yang diyakini akan bangga atas penghargaan ini. Selama 11 musim Formula 1, Senna mencatat prestasi gemilang yang sulit ditandingi, diantaranya:
* 3 kali Juara Dunia (1988, 1990, 1991)
* 41 kemenangan Grand Prix
* 65 pole position
* 80 finis podium
* 6 kemenangan di Monaco, terbanyak sepanjang sejarah Formula 1

Sayangnya, Senna meninggal tragis pada 1 Mei 1994 di GP San Marino, Imola, Italia, saat berusia 34 tahun. Kendati demikian Honda bangga bahwa warisan Senna tetap menjadi bagian penting dari semangat The Power of Dreams. Untuk itu Honda berkomitmen meneruskan semangat, visi, dan dedikasi Senna dalam inovasi otomotif masa depan. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *