Otoplasa.com – Kabar mengejutkan datang dari ajang World Car Awards 2026 Powered by Brembo. Pabrikan China absen di kategori Finalis World Electric Vehicle 2026, padahal produknya mendominasi pasar global. Sementara Tesla juga ikut tersingkir.
Ya, ajang World Car Awards 2026 Powered by Brembo resmi memasuki babak krusial. Panitia mengumumkan daftar finalis sepuluh besar dan lima besar di enam kategori utama, termasuk World Electric Vehicle of the Year 2026. Namun, satu fakta menarik sekaligus mengejutkan muncul, tak satu pun pabrikan asal China masuk nominasi lima besar mobil listrik terbaik dunia tahun ini.
Padahal, dalam beberapa tahun terakhir, produsen otomotif Tiongkok dikenal sangat mendominasi pasar mobil listrik global, baik dari sisi volume penjualan, teknologi baterai, hingga ekspansi agresif ke berbagai negara. Adapun hasil finalis World Electric Vehicle 2026 berdasarkan hasil pemungutan suara yang ditabulasi adalah sebagai berikut:
* Audi A6 e-tron / S6 e-tron
* BMW iX3
* Hyundai Ioniq 9
* Mercedes-Benz CLA
* Nissan Leaf
Tampak jelas tidak satu pun merek China seperti BYD, Geely, SAIC, NIO, atau XPeng yang masuk daftar tersebut. Padahal, BYD Seal 6 DM-i tercatat masih mampu menembus 10 besar World Car of the Year 2026, namun gagal melaju ke kategori khusus kendaraan listrik terbaik.
Padahal China Dominasi Pasar Mobil Listrik Dunia
Secara global, pabrikan China saat ini memimpin pasar kendaraan listrik, baik Battery Electric Vehicle (BEV) maupun Plug-in Hybrid (PHEV). Beberapa merek bahkan telah menjadi pemain utama di Eropa, Asia, hingga Amerika Latin.
Namun, World Car Awards memiliki kriteria ketat yang menjadi salah satu faktor utama absennya mobil listrik China di kategori ini. Alasan Utama Mobil Listrik China Tak Masuk Finalis berdasarkan ketentuan resmi World Car Awards, kendaraan yang dinilai harus:
* Dijual secara resmi di lebih dari satu benua
* Dipasarkan secara luas di pasar global utama, termasuk Amerika Utara
* Sudah tersedia untuk konsumen umum, bukan sekadar model regional
Faktor inilah yang diduga kuat menjadi penyebab utama mobil listrik China tersingkir dari nominasi World Electric Vehicle 2026. Yang mana sebagian besar mobil listrik China belum dipasarkan secara luas di Amerika Serikat, baik karena regulasi, tarif impor tinggi, isu geopolitik, maupun strategi bisnis pabrikan itu sendiri.
Sebaliknya, semua finalis yang terpilih merupakan model yang telah atau akan dijual resmi di pasar Amerika, yang menjadi salah satu wilayah penilaian paling krusial bagi juri World Car Awards.
Penilaian Juri Global Jadi Kunci
Sebanyak 98 jurnalis otomotif dari 33 negara menjadi juri World Car Awards 2026. Mereka melakukan penilaian berdasarkan pengalaman profesional, termasuk uji jalan dan evaluasi langsung terhadap kendaraan yang memenuhi syarat.
“World Car Awards adalah tolok ukur keunggulan dan inovasi di industri otomotif global,” ujar Daniele Schillaci, Chief Executive Officer Brembo.
“Kami bangga mendukung inisiatif prestisius ini dan mengucapkan selamat kepada seluruh finalis atas pencapaian luar biasa mereka. Komitmen mereka dalam memajukan mobilitas sejalan dengan visi kami menuju masa depan tanpa kecelakaan,” kata Schillaci.
Dominasi Barat dan Jepang di Kategori Listrik
Daftar finalis World Electric Vehicle 2026 menunjukkan bahwa Eropa, Jepang, dan Korea Selatan masih mendominasi penilaian kendaraan listrik global dalam konteks penghargaan internasional.
Model seperti Nissan Leaf dan BMW iX3 dinilai memiliki rekam jejak global yang kuat, sementara Hyundai Ioniq 9 dan Mercedes-Benz CLA EV mencerminkan kesiapan teknologi dan distribusi lintas benua.
Pemenang Diumumkan di New York Auto Show 2026
Seluruh pemenang World Car Awards 2026 akan diumumkan pada 1 April 2026, bertepatan dengan New York International Auto Show (NYIAS).
Presiden NYIAS, Mark Schienberg, menegaskan pentingnya ajang ini bagi industri otomotif dunia.
“World Car Awards menyoroti inovasi, performa, dan desain yang membentuk masa depan mobilitas. Kami bangga menjadi tuan rumah perayaan kendaraan terbaik dunia di New York April mendatang,” ujar Schienberg.
Akankah Mobil Listrik China Masuk Nominasi di Masa Depan?
Absennya pabrikan China di finalis World Electric Vehicle 2026 bukan berarti kualitas produk mereka tertinggal. Sebaliknya, ini menjadi indikasi bahwa penetrasi pasar Amerika dan distribusi global resmi masih menjadi tantangan besar.
Jika ke depan merek-merek China berhasil menembus pasar AS secara luas, bukan tidak mungkin BYD, Geely, atau NIO akan menjadi kandidat kuat bahkan juara World Electric Vehicle di edisi berikutnya. Kendati demikian di kategori lainnya, yaitu World Urban Car masih ada perwakilan China, yakni Baojun Yep Plus / Chevrolet Spark EUV dan Wuling Binguo. (boi)
Berikut 10 besar finalis dari 58 unit terpilih:
1. Audi Q5 / SQ5
2. BMW iX3
3. BYD Seal 6 DM-i
4. Hyundai Ioniq 9
5. Hyundai Palisade
6. Kia EV4
7. Kia EV5
8. Mercedes-Benz CLA
9. Nissan Leaf
10. Toyota RAV4
5 besar 2026 World Electric Vehicle:
1. Audi A6 e-tron / S6 e-tron
2. BMW iX3
3. Hyundai Ioniq 9
4. Mercedes-Benz CLA
5. Nissan Leaf
5 Besar 2026 World Luxury Car:
1. Audi A6 e-tron / S6 e-tron
2. Audi A6/S6
3. Cadillac Vistiq
4. Lucid Gravity
5. Volvo ES90
5 besar 2026 World Performance Car:
1. BMW M2 CS
2. Chevrolet Corvette E-Ray
3. Defender OCTA
4. Hyundai Ioniq 6 N
5. Mercedes-AMG GT 63 Pro
5 besar 2026 World Urban Car:
1. Alfa Romeo Junior
2. Baojun Yep Plus / Chevrolet Spark EUV
3. Firefly
4. Hyundai Venue
5. Wuling Binguo / Ari Poly









