Menyusuri 40 Tahun Kiprah Honda di Balap Tanah Air, Tatap Mandalika

Mandalika Festival of Speed (MFos) 2025

otoplasa.com – Honda Racing Indonesia (HRI) menunjukkan keseriusannya untuk mendominasi ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025 yang berlangsung 19-20 Juli di Sirkuit Internasional Mandalika. Event ini menandai momentum penting sekaligus bersejarah bagi HRI karena tercatat 40 tahun kiprah Honda di dunia balap mobil nasional.

Wendy Miharja, Director Honda Surabaya Center (HSC), selaku diler utama Honda area Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara menjelaskan tradisi balap sangat mengakar di mata pabrikan otomotif asal Jepang, Honda. Didirikan oleh Soichiro Honda, balapan tak bisa terlepas dari pabrikan berlambang huruf H tersebut.

“Honda memiliki DNA balap yang sangat kuat, dan Honda telah mencatatkan sejarah panjang dan gemilang dalam dunia balap,” terang Wendy dalam kesempatan terpisah.

Honda Balap Mandalika
Dari kanan: Ang Hoey Tiong, Presiden Direktur HSC, Wendy Miharja, Director HSC (tengah) dan Calvin Alexander, Area Sales and Dealer Development Manager HSC

Wendy memaparkan Keterlibatan Honda di dunia balap tidak hanya sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan teknologi dan inovasi yang kemudian diaplikasikan pada produk-produk massal. Baik di roda empat dan dua.

Seiring keberadaan event Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025 yang terletak di area Honda Surabaya Center (HSC), semakin mengukuhkan bahwa dunia balap nasional memang tak bisa terlepas dari perhatian Honda. Untuk itu Honda menurunkan beberapa pembalap untuk selalu tampil kompetitif dalam mengejar kemenangan dan menaklukkan tantangan.

40 Tahun Kiprah Honda di Dunia Balap Tanah Air
Sejak pertama kali aktif pada 1976 melalui partisipasi di Sirkuit Ancol, Jakarta, Honda Racing Indonesia telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perkembangan olahraga otomotif nasional. Di era 1980-an, HRI bahkan melebarkan sayapnya ke pentas internasional, termasuk ke dua sirkuit ternama di Malaysia, yaitu Shah Alam (Batu Tiga) dan Johor (Pasir Gudang), hingga menorehkan prestasi di Macau.

Namun, tahun 1992 menjadi titik vakum ketika balap mobil berhenti digelar di Ancol. Setelah satu dekade absen, Honda Racing Indonesia bangkit kembali di tahun 2002 dan aktif berkompetisi di Sirkuit Sentul, yang menjadi rumah barunya hingga saat ini.

Selama perjalanannya, HRI juga pernah menjajal berbagai lintasan unik di Tanah Air, seperti Lippo Karawaci Street Circuit (2009) dan BSD Grand Prix di Tangerang (2017–2019), membuktikan fleksibilitas dan konsistensinya dalam mendukung dunia balap nasional.

Honda Balap Mandalika
Yulian Karfili, PR & Digital Strategy Senior Manager PT Honda Prospect Motor (HPM)

Fokus Penuh di Mandalika, Gantikan Sentul
Tahun ini, Sirkuit Sentul absen dari kalender Kejurnas Balap Mobil karena sedang dalam tahap renovasi untuk perpanjangan lisensi internasional. Alhasil, seluruh enam putaran Kejurnas 2025 akan berlangsung eksklusif di Sirkuit Mandalika, menjadikan event MFoS sebagai pembuka musim yang sangat krusial.

Bagi Honda Racing Indonesia, ini bukan hanya sekadar tantangan, tetapi juga peluang untuk mengukuhkan dominasi mereka. HRI akan berjuang mempertahankan tiga gelar juara nasional yang berhasil diraih musim lalu.

Hal senada juga disampaikan Yulian Karfili, PR & Digital Strategy Senior Manager PT Honda Prospect Motor (HPM). “Kami sangat excited dengan Mandalika Festival of Speed (MFoS) dan kami yakin para pembalap Honda Racing Indonesia siap bersaing di event ini,” tuturnya.

Sementara itu Alvin Bahar, pembalap senior sekaligus Direktur Honda Racing Indonesia mengutarakan kesiapannya dalam menaklukkan Sirkuit Mandalika. Kesuksesan di Sirkuit Sentul semoga menular hingga di Lombok. “Perbedaan sirkuit tentu membawa tantangan tersendiri. Mulai dari karakter tikungan, suhu lingkungan, hingga kebutuhan setup kendaraan yang berbeda. Tapi kami siap,” jelas Alvin, pembalap senior sekaligus Direktur Honda Racing Indonesia.

Tiga Pembalap Andal, Tiga Kelas Kejurnas
Honda Racing Indonesia akan menurunkan tiga pembalap andalannya di ajang MFoS 2025, diantaranya:
– Alvin Bahar di kelas ITCR 3600 dengan Honda Civic Type R
– Avila Bahar di kelas ITCR 1500 menggunakan Honda City Hatchback
– Avila Bahar & Andri Abirezky di kelas Brio 1200 dengan Honda Brio

Ketiganya telah melakukan persiapan intensif sejak seminggu sebelum balapan, termasuk adaptasi lintasan dan setting kendaraan. “Latihan selama tiga hari menunjukkan hasil positif. Saya, Avila, dan Andri siap tampil maksimal di kelas masing-masing,” ujar Alvin Bahar.

Jadwal Balapan Mandalika Festival of Speed 2025
– Sabtu, 19 Juli 2025 – Seri pertama Kejurnas Balap Mobil
– Minggu, 20 Juli 2025 – Seri kedua

Ajang ini diprediksi menjadi penentu awal arah persaingan Kejurnas musim ini. Dengan pengalaman panjang dan strategi matang, Honda Racing Indonesia optimistis dapat mempertahankan prestasi sekaligus mengukir sejarah baru di Sirkuit Mandalika. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *