Honda Racing Indonesia Dominasi ITCR Mandalika (MFOS) 2025

Alvin Bahar Juara dengan Civic Type R

otoplasa.com – Ajang Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2025 kembali menghadirkan persaingan ketat antar pembalap nasional dalam putaran kedua Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR) dan kompetisi Time Attack di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu, 20 Juli 2025.

Gelaran balap bergengsi ini berlangsung dengan atmosfer penuh semangat, mempertemukan para pembalap terbaik Tanah Air yang menunjukkan kemampuan teknik, strategi, dan kecepatan tinggi di sirkuit sepanjang 4,3 kilometer.

ITCR 3600: Alvin Bahar Tak Terbendung dengan Honda Civic Type R
Di kelas ITCR 3600, pembalap senior Alvin Bahar dari Honda Racing Indonesia tampil luar biasa dengan keluar sebagai juara pertama. Mengendarai Honda Civic Type R, Alvin mencatatkan waktu total 22:22.753 dalam 11 lap, serta best lap 1:54.831 dan top speed 196,4 km/jam.

Civic Type R miliknya terbukti menjadi senjata ampuh untuk menaklukkan persaingan, mengalahkan dua pembalap dari Indostar Motorsport, Christian De A. Pandiangan dan Edo Riza yang menggunakan mobil Mercedes-Benz. Sementara itu, Hendra Kamdani yang mengendarai BMW E90 finis di posisi ketiga.

Kelas ITCR 3600 sendiri dikenal sebagai kategori paling bergengsi, menampilkan mobil-mobil performa tinggi seperti Honda Civic Type R, BMW E90, dan Mercedes-Benz AMG. Dimana teknologi balap khas Honda sanggup menenggelamkan mobil-mobil Eropa di Mandalika.

Spesifikasi Honda Civic Type R
Honda Civic Type R yang digunakan Alvin Bahar merupakan salah satu hot hatch paling kencang di dunia. Dibekali mesin 2.0-liter VTEC Turbo, mobil ini mampu menghasilkan tenaga hingga 319 PS dan torsi 420 Nm. Performa ini dipadukan dengan transmisi 6-percepatan manual serta sistem suspensi adaptif, menjadikannya sangat kompetitif di lintasan balap.

Desain aerodinamis, sistem pendingin yang ditingkatkan, serta rem Brembo berperforma tinggi menjadi keunggulan tambahan yang membuat Civic Type R sangat cocok untuk balapan profesional seperti ITCR 3600.

ITCR 1200: Avila Bahar Pertahankan Konsistensi
Di sisi lain, khususnya di kelas ITCR 1200, Avila Bahar, putra dari Alvin Bahar, membuktikan konsistensinya sebagai pembalap muda berbakat. Mewakili Honda Racing Indonesia, Avila menyelesaikan 10 lap dengan waktu 23:23.120, unggul 2,136 detik dari Amato Rudolf (Toyota Gazoo Racing Indonesia). Posisi ketiga diraih oleh rekan setimnya, Mandiri Airezky, dengan waktu 23:35.256.

Pertarungan kelas ini diwarnai persaingan sengit dari pembalap seperti Jordan Johan, Dendi Damara, Junis Daniautomo, hingga Fandy Adjianto. Dari total 20 peserta, beberapa gagal finis akibat kendala teknis. Kecepatan tertinggi di kelas ini tercatat 147,80 km/jam.

Honda Racing Indonesia dan Kiprah Balap Sejak 1976
Honda Racing Indonesia (HRI) kembali menunjukkan dominasinya di berbagai kelas. Sejak aktif di dunia balap nasional sejak tahun 1976, HRI telah mencetak banyak pembalap andal dan turut mendorong perkembangan motorsport di Indonesia. Nama besar seperti Alvin Bahar menjadi ikon dari kiprah panjang tim ini dalam mengembangkan talenta balap Tanah Air.

Sementara itu Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menyatakan bahwa kejuaraan ITCR tahun ini menunjukkan keseimbangan antara pembalap senior dan muda. “Hal yang membanggakan adalah munculnya nama-nama baru yang mulai menantang dominasi pembalap mapan. Ini menjadi bukti bahwa regenerasi dalam dunia balap mobil Indonesia terus berjalan,” jelas Priandhi. (boi/photos by Hendra Sonie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *