Otoplasa.com – Mesin Fabio Di Giannantonio, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team meledak di MotoGP Austria. Membuka kontroversi skill pembalap atau kekuatan mesin berkurang drastis akibat kualitas oli?
Insiden mengejutkan terjadi pada MotoGP Austria ketika Fabio Di Giannantonio mengalami kegagalan mesin dramatis. Memasuki tikungan 4, Desmosedici GP25 spek pabrikan Ducati Lenovo mengeluarkan asap tebal. Kejadian itu mengakhiri balapan sulit bagi Di Giannantonio, yang gagal meraih poin dalam tiga seri terakhir.
“Semuanya normal. Tiba-tiba ada asap, lalu mesin berhenti. Saya tidak menduganya,” ujar Di Giannantonio kecewa.

Di Giannantonio Akui Sulit Jaga Performa Motor
Ia berdalih sulit menjaga performa motor akibat tidak mengikuti uji coba musim dingin sebelum kompetisi. “Tanpa tes musim dingin, sulit bersaing dalam perebutan gelar juara,” tambah pembalap asal Italia tersebut.
Sebelumnya, ia juga mengalami cedera saat uji coba Sepang akibat kecelakaan wheelie. Padahal, Di Giannantonio dikenal berani melakukan manuver menyalip. Namun di Austria, gaya agresif itu gagal terlihat.
“Saya harus hati-hati dengan ban. Tidak ingin memaksa saat menyalip Zarco. Saya mencoba lebih sabar,” jelasnya.
Ditanya soal perbedaan Ducati GP25 dengan GP24, ia memberi jawaban mengejutkan. “Pembalap lebih menentukan dibanding motor. Saya lebih cepat dari tahun lalu, tapi masalah selalu muncul,” katanya.
Yakin Skillnya Tak Menurun
Hingga musim ini, ia sudah meraih tiga podium, sementara tahun lalu nihil. “Ya, ada masalah teknis. Tapi itu bukan berarti skill saya menurun dari 2024,” tegasnya.
Pernyataan itu memicu perdebatan di kalangan penggemar dan analis MotoGP. Apakah Di Giannantonio benar lebih baik musim ini, atau tantangan terlalu berat baginya?
Meski demikian, satu hal jelas bahwa jalan bagi Di Giannantonio masih penuh rintangan. Namun tekadnya memberi harapan ia mampu membalik keadaan dalam sisa musim MotoGP 2025. Bila sebelumnya dia unggul dibandingkan rekan setimnya, Franco Morbidelli, nyatanya kini sama-sama 144 poin.
Sejauh ini belum ada komentar resmi di halaman VR46 Racing Team tentang penyebab meledaknya mesin Di Giannantonio. Dimana Ducati juga masih melakukan penyelidikan. Jadi kita tunggu saja. (boi)















