Otoplasa.com – Pengurus Nasional Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) periode 2025–2028 resmi dilantik. Dimana para anggotanya siap memperkuat Sinergi dan Budaya Safety Riding.
Demikian geliat komunitas roda dua di tanah air memasuki babak baru. Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) resmi mengukuhkan jajaran Pengurus Nasional periode 2025–2028 pada Sabtu (7/2/2026). Bertempat di Yamaha Flagship Shop (FSS) Jakarta, Cempaka Putih.
Seremoni pelantikan menjadi tonggak awal penguatan struktur organisasi bagi salah satu federasi motor terbesar di Indonesia tersebut. Momentum ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan langkah konsolidasi strategis untuk menyatukan ribuan anggota di bawah naungan Rumah Besar Yamaha.
Kolaborasi Lintas Wilayah Menjadi Kunci
Dalam sambutan perdananya, Jaka Zia, Ketua Umum YRFI terpilih periode 2025–2028, menekankan bahwa tantangan organisasi ke depan adalah menjaga soliditas di tengah keberagaman chapter. Ia mengusung visi kolaborasi aktif untuk memastikan program nasional dapat dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat daerah.
”YRFI harus menjadi rumah besar bagi seluruh komunitas Yamaha. Kuncinya ada di kolaborasi, komunikasi, dan saling dukung antar anggota di seluruh Indonesia. Dengan kebersamaan, program nasional bisa berjalan kuat dan berdampak,” ujar Jaka Zia.
Lebih lanjut, Jaka menjelaskan bahwa kepengurusan baru ini akan fokus pada penguatan struktur organisasi, peningkatan kualitas kegiatan, serta memperluas kemitraan strategis dengan berbagai pihak eksternal.
Dukungan Penuh dari Yamaha Indonesia dan Korlantas Polri
Hadirnya perwakilan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam acara ini menegaskan posisi vital YRFI sebagai mitra strategis pabrikan. Yamaha mengapresiasi konsistensi YRFI dalam menjaga citra positif pengguna motor Yamaha serta perannya sebagai pelopor budaya berkendara yang bertanggung jawab.
Tak hanya dari sisi industri, dukungan juga datang dari sisi regulasi. Hadirnya AKBP Muhammad Bima Jauhari, Kasi Mitra Korlantas Mabes Polri, memberikan sinyal positif bagi pembinaan komunitas motor yang tertib hukum. Kehadiran beliau menegaskan komitmen YRFI dalam mengampanyekan keselamatan berkendara (safety riding) di jalan raya.
Fokus Strategis: Dari Sosial hingga Standarisasi Event
Selain pelantikan, pertemuan ini menjadi ruang evaluasi dan perencanaan strategis bagi pengurus wilayah yang hadir, seperti perwakilan dari YRFI Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga BODETABEK. Beberapa poin utama yang akan digarap dalam periode 2025–2028 meliputi:
* Standarisasi Event: Memastikan setiap kegiatan komunitas memiliki standar kualitas yang merata secara nasional.
* Program Sosial: Memperkuat kontribusi nyata komunitas kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan.
* Edukasi Safety Riding: Kampanye berkelanjutan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
* Digitalisasi Komunikasi: Mempercepat alur koordinasi antar wilayah melalui pemanfaatan teknologi.
Dengan kepengurusan baru ini, YRFI menargetkan pertumbuhan yang tidak hanya besar secara kuantitas, tetapi juga berkualitas secara kontribusi bagi dunia otomotif Indonesia. (ton)














