Rumor Tak Sedap Bikin Konsumen Menjauh

otoplasa.com – Jangan sekali-kali membiarkan rumor negatif muncul pada masyarakat otomotif Tanah Air, dampaknya bakal lebih sulit membangkitkan image yang selama ini telah dibangun. Fatalnya di awal tahun ini terjadi pada PT Kia Mobil Indonesia (KMI) selaku agen pemegang merek Kia di Indonesia.

Santer terdengar bahwa KIA berhenti beroperasi. Daya endus yang luar biasa dari para rekan media, muncul dari tidak aktifnya lagi beberapa diler KIA di kawasan Jakarta. Alhasil ketika dikonfirmasi kepada General Manager KMI, Ridjal Mulyadi, membantah dengan tegas rumor tersebut. “Kami masih menjalankan aktivitas pekerjaan seperti biasa. Tidak ada perubahan apapun,” terangnya seperti Otoplasa kutip dari Motoris.

Menurutnya KIA masih memiliki kosentrasi bisnis memasarkan mobil. Kendati diakui masih belum ada rencana untuk mendatangkan model terbaru. “Belum bisa disampaikan soal rencana untuk peluncuran model baru,” ucapnya.

Sebetulnya beberapa indikasi menurunnya performa KMI telah tercium sejak 2018 lalu. Data Gaikindo menyebutkan Januari-April 2018 terdistribusi 122 unit ke diler. Bandingkan dengan periode yang sama pada 2017 sebanyak 307 unit dan 2016 (487 unit). Bahkan yang lebih miris Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menyebutkan KMI tidak lagi terdaftar sebagai anggota. Dimana KMI tak memberikan laporan data penjualan perbulan dan juga mengenai administrasi.

Puncaknya adalah kedatangan grup penyanyi perempuan Korea Selatan, Blackpink Januari 2019 ke Indonesia. Bayangkan Kia Motors Corporation telah mengumumkan kemitraan terbarunya sebagai sponsor utama tur dunia Pop Blackpink, yang berjalan secara global mulai Januari 2019. Di saat tiket pertunjukkan K-Pop bentukan YG Entertainment ini ludes, ironisnya tak ada promo berarti yang melibatkan KIA sendiri di Indonesia. Alhasil momen emas kedatangan para anggota Blackpink seperti Jisoo, Jennie, Lisa, dan Rosé seakan tak memberi kontribusi bagi KIA di sini.

Seiring dengan meletupnya rumor hengkangnya KIA dari Indonesia yang akhirnya dibantah oleh KMI, tetap saja membawa aura negatif bagi konsumen. Mau tak mau konsumen bakal berpikir 1000 kali jika ingin memboyong mobil KIA. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *