Otoplasa.com – Waspada bagi pemilik Suzuki FRONX Hybrid 2025 karena ada recall keselamatan. Program perbaikkan untuk keamanan dan keselamatan tersebut ditujukan untuk perbaikkan sabuk pengaman di jok baris kedua. Dimana yang berpotensi mengalami cedera adalah penumpang yang duduk di belakang.
Demikian Suzuki Australia secara resmi mengumumkan recall keselamatan sukarela untuk Suzuki FRONX Hybrid model tahun 2025 setelah ditemukannya potensi masalah pada mekanisme retraktor sabuk pengaman kursi belakang. Langkah ini diambil menyusul hasil penilaian terbaru dari Australasian New Car Assessment Program (ANCAP).
Suzuki menegaskan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas tertinggi dan tidak dapat ditawar, baik di Australia maupun Selandia Baru. Oleh karena itu, perusahaan langsung melakukan investigasi menyeluruh bersama Suzuki Motor Corporation di Jepang.
“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami dan tidak dapat ditawar. Kami telah meningkatkan peninjauan hasil ANCAP ini menjadi fokus utama dan melakukan investigasi secara menyeluruh dan mendesak,” ujar perwakilan resmi Suzuki Australia dalam keterangan tertulisnya.
Potensi Masalah Sabuk Pengaman Kursi Belakang
Berdasarkan hasil investigasi awal, Suzuki mengidentifikasi rentang nomor rangka (VIN) tertentu yang berpotensi terdampak. Ditemukan bahwa fungsi retraktor sabuk pengaman kursi belakang pada kendaraan tertentu mungkin tidak bekerja sesuai desain.
Dalam kondisi benturan, terdapat kemungkinan panjang sabuk pengaman terlepas secara berlebihan, yang berpotensi meningkatkan risiko cedera bagi penumpang belakang.
“Sebagai langkah pencegahan, kami mengimbau seluruh pelanggan FRONX Hybrid yang terdampak untuk sementara tidak menggunakan (menduduki) kursi belakang hingga proses investigasi dan penanganan selesai,” lanjut pernyataan tersebut.
Konsumen Akan Dihubungi Langsung
Suzuki Australia memastikan bahwa seluruh pemilik kendaraan yang termasuk dalam daftar VIN terdampak akan dihubungi secara langsung. Selain itu, konsumen juga dipersilakan menghubungi Customer Call Centre Suzuki Australia apabila memiliki pertanyaan atau kekhawatiran terkait kendaraannya.
Suzuki Motor Corporation bersama Suzuki Australia akan memfasilitasi seluruh langkah lanjutan setelah investigasi rampung, guna memastikan seluruh kendaraan yang terdampak kembali memenuhi standar keselamatan.
“Kami berkomitmen penuh terhadap transparansi dan keselamatan pemilik serta pengemudi Suzuki di Australia dan Selandia Baru, dan akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk menangani kendaraan yang terdampak secepat mungkin,” tegas Suzuki.
Investigasi Tingkat Tinggi Bersama Regulator
Sehari sebelumnya, pada 22 Desember 2025, Suzuki Australia juga menyampaikan bahwa proses evaluasi hasil ANCAP telah dilakukan pada tingkat tertinggi perusahaan, melibatkan berbagai pihak regulator dan otoritas terkait.
Suzuki Australia bekerja sama dengan Suzuki Motor Corporation di Hamamatsu, Jepang, Suzuki New Zealand, ANCAP, Departemen Infrastruktur Pemerintah Australia, NZ Transport Agency Waka Kotahi, serta Ministry of Business, Innovation & Employment Selandia Baru.
“Kami percaya bahwa pembelajaran dari pengujian lokal dan masukan regulator merupakan bagian penting dari filosofi peningkatan berkelanjutan Suzuki, demi memperkuat keselamatan, performa, dan keandalan kendaraan kami,” jelas Suzuki Australia.
Spesifikasi Keselamatan Suzuki FRONX Hybrid
Suzuki FRONX Hybrid pertama kali diperkenalkan di pasar Australia pada Agustus 2025 dan telah terjual lebih dari 1.600 unit hingga saat ini. Model ini dibekali beragam fitur keselamatan aktif dan pasif, antara lain:
* Dual Sensor Brake Support II (DSBS II)
* Lane Keeping Assist (LKA)
* Lane Departure Prevention (LDP)
* Adaptive Cruise Control (ACC)
* Blind Spot Monitor (BSM)
* Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
* Kamera 360 derajat
* Kamera belakang dan sensor parkir
* Sistem peringatan kelelahan pengemudi
* Head-Up Display (HUD)
Suzuki menjelaskan bahwa sistem DSBS II terbaru kini mampu mendeteksi sepeda motor dan pesepeda, serta memperluas cakupan kerja LDP dan LKA hingga ke batas jalan seperti aspal, rumput, trotoar, dan guardrail.
Dengan langkah recall ini, Suzuki menegaskan komitmennya untuk menjaga kepercayaan konsumen dan memastikan standar keselamatan tertinggi bagi setiap kendaraan yang dipasarkan. (boi)












