Harapan Veda Ega Pratama Terwujud di COTA Amerika Serikat

Tembus Barisan Depan Start P4, Modal Kuat Berburu Podium

Otoplasa.com – Harapan Veda Ega Pratama terwujud di GP Moto3 Circuit of the Americas (COTA), Amerika Serikat. Pembalap muda kebanggaan Indonesia ini tembus barisan depan dengan posisi start P4. Yang berarti modal kuat berburu podium.

Demikian Veda Pratama kembali menunjukkan kelasnya di panggung dunia. Dalam sesi kualifikasi Moto3 Grand Prix Amerika Serikat yang berlangsung di COTA, Veda sukses mengamankan posisi start barisan kedua. Hasil impresif ini membuktikan bahwa harapan Veda di Moto3 COTA untuk menembus barisan depan bukan sekadar isapan jempol, melainkan realita yang siap diwujudkan pada balapan utama.

Analisis Kualifikasi: Konsistensi Menuju Barisan Depan
Tampil di sirkuit yang menantang dan asing baginya, Veda menunjukkan adaptasi yang luar biasa cepat. Pembalap Honda Team Asia ini langsung menembus kualifikasi kedua (Q2) setelah menempati posisi ke-14 pada sesi latihan terakhir. Di sesi penentuan posisi start, pemuda berusia 17 tahun ini bahkan sempat merangsek hingga posisi kedua, menempel ketat pemegang pole position, Alvaro Carpe.

Meski persaingan di menit-menit akhir sangat sengit, Veda berhasil mencatatkan waktu terbaik 2 menit 12,813 detik. Ia sebenarnya berpeluang memperbaiki catatan waktunya di lap terakhir karena tampil sangat kompetitif hingga sektor kedua. Namun, Veda sedikit melebar keluar lintasan yang menyebabkan catatan waktu terakhirnya dibatalkan oleh steward. Walau demikian, keberhasilan mengamankan P4 di baris kedua (second row) adalah bukti sahih bahwa performa Veda di Moto3 COTA kali ini sangat kompetitif dan siap menggempur dominasi pembalap Eropa.

Tantangan COTA dan Kesiapan Mental
COTA dikenal sebagai salah satu sirkuit tersulit dalam kalender MotoGP karena karakter lintasannya yang bergelombang (bumpy) dan teknikal. Veda sendiri mengakui tantangan besar di lintasan Austin ini berdasarkan pengalamannya selama sesi latihan.

“Ya kalau saya lihat dari layout sirkuitnya dan juga saya sempat main game MotoGP, di game sih susah ya. Ada kayak zig-zag gitu,” ungkap Veda dalam sebuah sesi wawancara daring.

Ia juga menambahkan informasi yang didapatnya dari pembalap lain, “Terus saya sempat nanya-nanya juga ke rider lain, katanya juga sirkuitnya banyak bumpy-nya.”.

Kematangan mental Veda dalam menaklukkan keraguan di lintasan baru ini patut diacungi jempol. Dengan hasil start di P4, Veda hanya terpaut tipis dari barisan tiga besar yang diisi oleh Alvaro Carpe, Casey O’Gorman, dan Valentin Perrone.

Harapan Podium untuk Indonesia
Setelah sukses mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium di Moto3 (P3 di Brasil pekan lalu), ekspektasi masyarakat Indonesia kini tertuju pada balapan di Texas. Saat ini, Veda duduk di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 27 poin, sebuah pencapaian luar biasa bagi seorang rookie.

Dukungan penuh dari penggemar di tanah air diharapkan menjadi tambahan energi bagi sang Superstar Baru dari Asia ini. Seluruh mata kini menantikan aksi Veda di Moto3 COTA pada balapan utama yang dijadwalkan berlangsung Senin (30/3) dini hari WIB, di mana peluang podium kembali terbuka lebar dari posisi start barisan depan. (boi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *