Jasa Raharja Gelar Pelatihan Penanganan Gawat Darurat

otoplasa.com – Masih tingginya angka kecelakaan yang menyebabkan korban tewas, terutama yang melibatkan kendaraan roda dua mendapat perhatian serius dari PT Jasa Raharja. Bersama Korlantas Polri dan Kemenkes RI menggelar PPGD (pelatihan penanganan gawat darurat) pada Korban Laka Lantas dengan mengandeng Komunitas Masyarakat di Sekitar Jalur Rawan Laka di Hotel Sun, Sidoarjo, Selasa (11/12).

Kepala Divisi Pencegahan dan Pelayanan PT Jasa Raharja Delya Indra menjelaskan kecelakaan roda dua yang menyebabkan korban luka dan tewas, mendominasi jumlah klaim santunan. “Saat ini klaim kecelakaan korban luka maupun tewas yang melibatkan kendaraan roda dua seperti sepeda motor, mendominasi hingga 75 persen atau mencapai hingga Rp 1,5 trilyun,” katanya.

Sementara itu Suhadi, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Jawa Timur menambahkan Sidoarjo adalah kota yang paling banyak terjadinya angka kecelakaan. “Oktober 2018 lalu klaim santunan mencapai Rp 441 miliar dan 20 hingga 30 persennya terjadi di Sidoarjo. Sebagai kota penunjang dari Surabaya, Sidoarjo adalah kota paling tinggi tingkat angka kecelakaannya,” paparnya.

Demi mencegah angka kecelakaan, Jasa Raharja bersama Korlantas Polri kerap menggelar kegiatan safety riding dan driving bagi para pengguna jalan. Harapannya dengan semakin tinggi perilaku kesadaran berlalu-lintas, angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin. Tak ketinggalan mengajak masyarakat peduli bagaimana menangani korban lalu lintas gawat darurat, supaya dapat memberikan pertolongan secara baik dan benar kepada korban laka lantas. Dengan memberikan pelatihan harapannya korban dapat segera mendapatkan pertolongan, selama menunggu penanganan selanjutnya dari tenaga medis.

Tak kalah penting kini kinerja Jasa Raharja terus meningkat setiap tahunnya. Sekarang, proses klaim hak perlindungan semakin mudah, karena sinergi Jasa Raharja dengan instansi-instansi terkait, seperti kepolisian dan rumah sakit semakin kuat. Selain itu Jasa Raharja bertekad meningkatkan kualitas layanan dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, untuk senantiasa terus menjadi yang utama dalam perlindungan, prima dalam pelayanan. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *