Otoplasa.com – Marc Marquez kembali mengirimkan sinyal bahaya kepada para rivalnya di MotoGP. Juara dunia sembilan kali itu menegaskan bahwa keberhasilannya meraih gelar MotoGP 2025 bersama Ducati Lenovo Team bukanlah akhir dari ambisi, melainkan sumber motivasi tambahan untuk menghadapi musim 2026.
Setelah melalui lima tahun penuh cobaan akibat cedera berkepanjangan dan motor yang kurang kompetitif, Marquez akhirnya kembali ke puncak MotoGP pada musim lalu. Meski sempat absen di seri-seri akhir akibat cedera bahu yang dialaminya usai kontak dengan Marco Bezzecchi di Mandalika, dominasinya tetap tak terbantahkan.
Dalam peluncuran resmi tim Ducati di Madonna di Campiglio, Italia, Marc Marquez menegaskan kondisinya terus membaik dan targetnya sudah jelas sejak awal musim. “Saya semakin membaik,” ujar Marc Marquez, soal kondisi bahu kanannya.
“Saya bekerja sangat keras sepanjang musim dingin ini. Thailand (seri pembuka) akan menjadi target utama. Seperti yang bisa dilihat di media sosial, saya sudah kembali mengendarai motor, jadi semuanya berjalan ke arah yang positif.”
Lebih Tenang, Tapi Tetap Lapar Kemenangan
Marquez juga merefleksikan perbedaan besar yang ia rasakan dibandingkan peluncuran tim pada tahun sebelumnya di lokasi yang sama. Jika musim lalu ia datang dengan rasa gugup, kini ia merasa jauh lebih rileks dan percaya diri.
“Tahun ini saya merasa jauh lebih santai,” kata Marquez.
“Tahun lalu saya cukup gugup, ada rasa tegang di perut. Sekarang kami tetap punya semangat untuk memulai musim, tapi saya sudah mengenal orang-orangnya, motornya, juga rekan setim saya. Saya ingin memulai musim ini dengan cara yang sama seperti kami mengakhiri musim lalu.”
Cara tersebut merujuk pada dominasi luar biasa Marquez di paruh tengah musim 2025. Pembalap bernomor 93 itu mencatatkan 14 kemenangan beruntun, memadamkan perlawanan para pesaing dan memastikan gelar juara dunia di musim debutnya bersama tim pabrikan Ducati.
Musim Juara, Motivasi Justru Bertambah
Alih-alih merasa puas, Marquez menegaskan bahwa hasrat kompetisinya justru semakin kuat usai meraih gelar. “Saya punya gairah besar untuk mengendarai motor. Tapi bukan hanya soal riding, melainkan soal kompetisi,” tegas Marc Marquez.
“Itu adalah bahan bakar terbaik dalam tubuh saya. Dan musim seperti 2025 justru menciptakan motivasi yang lebih besar.”
Ia menepis anggapan bahwa pembalap akan kehilangan dorongan setelah mencapai target tertinggi. “Kadang orang berpikir, setelah target tercapai, performa akan menurun. Tapi yang terjadi justru sebaliknya,” lanjutnya.
“Musim 2025 memberi saya energi untuk kembali bekerja keras sepanjang musim dingin ini, meski harus menjalani rehabilitasi panjang.”
“Saya ada di sana setiap hari, bekerja dan berpikir hanya tentang satu hal: saya ingin kembali merasakan kemenangan. Kita lihat apakah itu bisa terjadi lagi tahun ini.”
Siap Jajal Ducati Desmosedici GP26
Sebagai bagian dari persiapan musim baru, Marc Marquez dijadwalkan pertama kali menjajal Ducati Desmosedici GP26 dalam tes resmi MotoGP di Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari. Tes tersebut akan menjadi indikator awal sejauh mana Marquez dan Ducati siap mempertahankan dominasi mereka di MotoGP 2026.
Dengan kondisi fisik yang terus membaik, kepercayaan diri tinggi, serta motivasi yang disebutnya lebih besar dari sebelumnya, Marc Marquez kembali menegaskan statusnya sebagai ancaman utama bagi seluruh rival di lintasan MotoGP. (boi)











