Veda Pratama Gagal Finish Usai Alami Highside Hebat

Belakang Motor Hilang Kendali

Otoplasa.com – Veda Ega Pratama kali pertama gagal finish usai mengalami highside hebat saat berlaga Circuit of the Americas (COTA). Bertanding pada Senin (30/3/2026) dini hari WIB, bagian belakang motornya hilang kendali usai melewati tikungan ke-11.

Alhasil harapan pembalap muda berbakat Indonesia untuk melanjutkan tren positif di Moto3 Amerika 2026 harus berakhir tragis. Padahal Veda Pratama sedang bersaing sengit di barisan depan.

Memulai balapan dari posisi start keempat (P4), rider andalan Honda Team Asia ini sebenarnya menunjukkan potensi besar sejak lampu start padam. Meski sempat melorot ke urutan kedelapan di awal lomba, pembalap asal Gunungkidul ini menunjukkan kecepatan luar biasa dengan mencatatkan fastest lap pada putaran ketiga dengan waktu 2 menit 13,844 detik. Namun, saat memasuki lap kelima dan tengah berjuang merangsek ke posisi lima besar, petaka menghampirinya.

Motor Honda NSF250RW Hilang Kendali
Penyebab utama kecelakaan ini adalah hilangnya kendali pada bagian belakang motor yang memicu efek kejutan keras. Insiden Veda Pratama high side ini membikinnya terpelanting dari motor Honda NSF250RW miliknya dengan cukup keras. “Veda mengalami crash highside besar saat keluar dari tikungan ke-11,” ungkap komentator balapan saat menggambarkan betapa fatalnya insiden tersebut.

Dampak dari Veda Pratama high side tersebut tidak hanya menghentikan perjuangan sang pembalap Merah Putih, tetapi juga melibatkan pembalap lain. Motor Veda yang melintang di tengah lintasan tak mampu dihindari oleh Joel Esteban (LevelUp KTM) yang berada tepat di belakangnya, sehingga keduanya tersungkur. Meski Esteban mampu bangkit dan melanjutkan balapan, Veda terpaksa mencatatkan hasil Did Not Finish (DNF) pertamanya di musim debut Moto3 ini.

Beruntung, meskipun mengalami benturan yang serius, kondisi fisik pemuda berusia 17 tahun tersebut dilaporkan aman. Pihak tim segera memberikan konfirmasi bahwa setelah insiden Veda Pratama high side, Veda mampu berjalan sendiri kembali ke paddock untuk berdiskusi dengan para mekanik. “Untungnya, Veda baik-baik saja,” tulis akun Instagram resmi Honda Team Asia dalam unggahannya pasca-balapan.

Kegagalan meraih poin di Austin berimbas cukup signifikan pada posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026. Ia yang sebelumnya menempati peringkat ketiga kini harus rela melorot ke posisi ketujuh dengan koleksi 27 poin. Meski demikian, dukungan dari para penggemar tetap mengalir deras di media sosial. Rata-rata tetap memberikan semangat sebagai bahan pengalaman untuk menjadi tampil lebih baik. Terlebih pemuda asal Gunung Kidul memiliki kapasitas untuk segera bangkit di seri-seri berikutnya. (ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed