Otoplasa.com – Yamaha M1 produksi 2019 telah berada di rumah Fabio Quartararo. Inilah motor seharga milyaran rupiah yang diberikan gratis sebagai simbol atau kode kesetiaan dan negosiasi kontrak.
Ya, Yamaha memberi hadiah istimewa kepada Fabio Quartararo demi mempertahankan sang juara dunia MotoGP 2021. Quartararo mendapatkan motor bersejarah Yamaha YZR-M1 2019, tunggangan debutnya di MotoGP bersama tim satelit Petronas SRT.
Motor tersebut sangat ikonik karena mengantarkan Fabio meraih tujuh podium dan enam pole position di musim debut. Hadiah ini dikirim langsung ke kediaman Quartararo di Andorra pada Rabu, 10 September 2025.
Tampil Mengejutkan
Pada musim 2019, Quartararo tampil mengejutkan meski bukan juara dunia Moto2 maupun Moto3. Wilco Zeelenberg, manajer tim Petronas Yamaha, percaya dengan talenta Quartararo yang sempat diragukan banyak pihak.
Keputusan itu terbukti tepat. Quartararo finis peringkat kelima klasemen akhir MotoGP 2019 dengan tujuh kali podium. Keberhasilan tersebut membuka jalan baginya meraih gelar juara dunia MotoGP bersama Monster Energy Yamaha pada 2021.
Di tahun ini, Quartararo berada di posisi kedelapan klasemen MotoGP dengan raihan 129 poin. Yamaha sadar masa depan mereka bergantung pada Fabio, satu-satunya pembalap kompetitif setelah gelar terakhir 2021.
Pimpin Proyek Mesin V4
Selain hadiah motor, Yamaha memberi kepercayaan Quartararo memimpin proyek mesin V4 revolusioner untuk musim 2026. Mesin baru tersebut telah diuji Fabio Quartararo bersama Alex Rins dan Jack Miller di Montmelo.
Akankah langkah emosional ini menjadi strategi cerdas Yamaha agar Quartararo tetap setia hingga kontraknya berakhir 2026?
Sementara itu Quartararo telah memberikan sinyal positif. Dengan mengunggah foto M1 2019 ke Instagram pribadinya dan menuliskan pesan menyentuh.
“Motor MotoGP pertama saya kembali ke rumah! Kamu tidak bisa membayangkan artinya bagi saya,” tulisnya.
Nah, ikatan emosional ini menunjukkan betapa pentingnya M1 2019 sebagai simbol awal perjalanan karier legendaris Quartararo. Akankah terus berlanjut bersama Tim Garpu Tala hingga usai 2026?
Kita tunggu saja. (ton)















