otoplasa.com – Di jalanan mungkin bisa dihitung dengan jari tangan pengguna mobil bermesin rotary. Mesin tanpa piston dan mengandalkan rotor berputar ini memiliki keistimewaan tenaga paling besar di kelasnya, walaupun kapasitas mesin paling kecil.
Bayangkan seperti Mazda RX-8 yang hanya bermesin 1300 cc, namun karena menganut metode rotary tenaganya bisa mencapai 230 hp. Sangat jauh meninggalkan tenaga mesin-mesin konvensional sekalipun ada yang menambahinya dengan turbo.
Hanya saja bukan berarti tak ada kelemahan. Sudah terkenal mesin rotary boros bahan bakar dan susah memenuhi aturan Euro terbaru. Selain itu sangat jarang mekanik yang memahami dan bisa memperbaiki mesin seperti ini. Membutuhkan mekanik spesialis.
Kendati demikian di mata para anggotanya komunitas rotary di Hongkong memaparkan mereka sangat kompak dan bangga dengan mesin karya insinyur Jerman, Felix Wankel. Baru-baru ini menurut akun Facebook dari Neolin menyuguhkan tontonan menarik, berupa aksi para penunggang Mazda RX8 membikin formasi berwujud rotor mesin rotary.
Kurang lebih dibutuhkan 65 unit mobil untuk ditata sedemikian rupa demi membentuk konfigurasi seperti yang dimaksud. Jadi walaupun tak populer, namun untuk kebersamaan patut diapresiasi. (photo by Neopoleon Lin/anto/07-07-2020)









