From My Home to Your Home, Baking With Love

otoplasa.com – Tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Dona, panggilan akrab wanita berhijab yang memiliki nama lengkap Riyas Irmadona untuk jadi seorang Penulis buku-buku resep kondang dan memiliki banyak fans dan follower sosmed di seluruh Nusantara. Bermula dari passion membuat kue dan snack untuk keluarga, dan sering posting hasil baking-nya di media sosial. Yang akhirnya menghantarkan Dona menjadi sosok influencer dibidang kuliner.

Tinggal di Luzern, Swiss sejak tahun 2000 mengikuti sang suami Andrew Clayton, pria berkebangsaan Amerika yang berprofesi sebagi seorang Chef, memberi tantangan tersendiri sekaligus motivasi bagi Dona dalam mengembangkan bakatnya membuat kue/snack. Tak hanya terampil dan berbakat dalam mengolah aneka jenis kue-kue tradisional khas Indonesia saja. Namun lulusan Akademi Pariwisata Trisakti Jakarta ini juga sering bereksperimen menciptakan aneka kue-kue dan snack ala Eropa yang disesuaikan dengan selera lidah Indonesianya…

Awal mulai Dona mengembangkan minat serius untuk baking saat kedua buah hatinya, Mutiara Putri Clayton dan Iman Putra Clayton lahir. Dan Dona ingin membuatkan kue ulang tahun untuk pesta mereka. Sementara toko kue/bakery di sekitar rumah tinggalnya di Luzern tidak menyediakan jenis kue tart yang diinginkannya. Sehingga Dona pun berkreasi membuat sendiri kue tart untuk anak-anakya. Dan kue ulang tahun hasil karyanya pun diminati banyak rekan-rekannya yang tinggal di Swiss. Meskipun banyak yang berminat memesan kue dan snack hasil kreasinya, sampai saat ini perempuan ramah dan murah senyum ini belum berminat untuk mengembangkan hobinya menjadi bisnis kuliner komersial.

Hal ini berbeda dengan sang suami, yang seorang Chef Profesioal, justru pada saat membuka bisnis catering dan restorannya pada tahun 2007, mulai mempromosikan hasil kreasi kue, pie, cookies, dessert dan resep yang lainnya yang telah diuji-coba sang istri untuk menjadi sajian di bisnis catering restoran dan layanan eksklusif kelas atas.

Berkat kerja keras dan tekunan serta kecintaannya pada dunia kuliner, wanita yang pernah bekerja sebagai salah satu Manager di Mandarin Oriental Hotel di Jakarta ini mendapatkan sambutan baik dari kurang lebih 28 ribu follower setia, baik di media sosial dan blog pribadi miliknya. Dialog interaktif yang dilakukan Dona melalui live video di Facebook-nya Riyas Irmadona atau blog pribadi-nya www.donasdelight.com dengan para follower dan teman “dumay-nya” menggunakan bahasa pengantar yang cair dan mudah dimengerti. Tak jarang pemilik hidung mancung ini juga membagikan kisahnya saat gagal melakukan uji coba terhadap satu resep. Dan dengan sangat senang hati membagikan kiat khusus untuk menghindari para follower-nya melakukan kesalahan yang sama.

Semua resepnya tidak menggunakan pengemulsi kimia. Di antara resep-resep tersebut, ada Brownze Brownie yang bebas gluten dan Kue Cokelat Vegan, dan resepnya bervariasi dari Easy White Chocolate Mouse yang mudah dibuat dengan Raspberry hingga Chocolate Babka yang agak rumit dan memakan waktu. Dona suka menyesuaikan resep untuk membuatnya sesuai dengan seleranya dan sesuai dengan hukum Islam. Tiramisu Pisang nya, misalnya, yang dia adaptasikan dari resep Giorgio Locatelli, tidak termasuk anggur Marsala dan gelatin karena mereka bertentangan dengan hukum Islam.

Diawal tahun 2017 Dewi Fortuna pun berpihak pada Dona, saat dia dihubungi oleh salah seorang Editor Senior Penerbit Gramedia Intarina Hardiman, yang dirujuk kepadanya oleh Neni Wiwin, salah satu dari 46.687 follower Dona’s Delight. Hingga akhirnya pada Maret 2017, Gramedia menerbitkan buku resep perdananya 3 judul berturut-turut sebagai berikut:
– Dona’s Delight: Kue Indonesia Populer;
– Dona’s Delight: Cake Favorit;
– Dona’s Delight: Roti & Pastry

Buku keempat-nya yang berjudul Dona’s Delight: Resep Cookies dan buku kelima Chocolate ala Dona’s Delight dirilis masing-masing pada bulan November 2017 dan Juli 2018.

Dan pada kesempatan mudiknya ke tanah air bulan November lalu, yang bertepatan dengan berpulangnya sang Ayahanda tercinta ke Sang Khalik. Dona pun berkesempatan menerbitkan buku keenam-nya yang berjudul: All About Cheese Ala Dona’s Delight di awal bulan Desember 2018 dibeberapa kota besar di Indonesa. Setiap resep yang ditulis Dona dilengkapi dengan cerita dan kisah kehidupan sehari-hari Dona di negeri benua biru, dan dalam banyak resep dia menyertakan cuplikan informasi tentang kue dan kehangatan kilasan kehidupannya di Luzern. Sebagaimana motto Dona, “From my kitchen to your kitchen, Baking With Love”

Oh iya, untuk para follower dan fans berat Riyas Irnadona, bias menghadiri Acara Book Signing serta Meet and Greet di Gramedia Expo Surabaya, pada hari Minggu tanggal 09 Desember 2018, pukul 15.00 WIB s/d selesai. Be there Ladies and don’t forget to get the new book of Dona’s Delight: All About Cheese Ala Dona’s Delight, complete with authograph-nya Mba Dona. (Von/*)

Disadur dari artikel “Riyas Irmadona: Turning Passion Into Business” dan artikel “The Book at a Glance” (The Jakarta Post / contributor: Susanna Tjokro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *