Andrea Iannone ‘Pasrah’ Performa Aprilia

Andrea Iannone akui motor Aprilia RS-GP masih perlu improvisasi

otoplasa.com – Jelang seri pembuka MotoGP Qatar, pembalap Aprilia Andrea Iannone tak terlalu berharap banyak. Dia memaklumi bahwa performa motor RS-GP masih perlu pembenahan untuk bisa bersaing di barisan depan.

Mantan pembalap Ducati dan Suzuki yang berada di urutan 18 saat tes di Sepang, Malaysia lalu itu mengaku meski terkesan pasrah, namun dia tak menampik masih menyimpan harapan. Jelang seri pembuka Qatar dia masih tetap berpikiran positif.

“Secara keseluruhan saya tak terlalu berharap banyak. Masih ada harapan, jadi bukan negatif, sebab saya selalu berpikiran positif. Tapi yang tak kalah penting di tahun ini adalah menyelesaikan balapan hingga garis finish,” ungkap Iannone.

Untuk itu dia akan bekerja keras demi menemukan setingan motor yang tepat. “Kami awali dengan baik, maka kami bisa meningkatkan kemampuan di akhir pekan dan baru kita bisa melihat ada dimana posisi kita saat balapan usai nanti,” papar Iannone yang berharap bisa mendapatkan paket motor terbaik.

Masalah yang dia temui pada Aprilia RS-GP masih terlalu ‘pelan’ saat dijajal di Qatar. Dimana dia sempat frustasi dengan beberapa komponen ketika diuji di lintasan. “Hasil positif yang saya peroleh adalah pengendalian yang bagus di titik pengereman dan saat memasukinya. Tapi yang pasti kami masih memerlukan sedikit peningkatan saat di tikungan, dan inilah yang kami berusaha perbaiki di tahun ini,” urainya.

Alex Espargaro berharap bisa tembus 10 besar di tiap seri

Tahun lalu di Qatar, Aprilia gagal mendulang poin. Padahal ketika itu Alex Espargaro tengah bersaing di posisi ke-10. Hanya saja karena gangguan teknis di sistem bahan bakar, dia keluar dari balapan.

Memasuki musim 2019, pembalap asal Spanyol itu cukup senang dengan kemampuan motor Aprilia sekarang. Tapi dia berharap supaya motornya tahun ini ada tambahan asupan supaya bisa lebih kencang dan mampu bersaing dengan yang lain.

“Saya mengujinya 22 laps. Berharap akan lebih baik, dan kami menemukan beberapa masalah, tapi inilah manfaat mengapa kita melakukan ujicoba, supaya bisa memahaminya. Untuk itu sangat penting melakukan simulasi lomba, sebab para mekanik bisa mendapatkan informasi sebanyak mungkin untuk balapan pertama yang kurang beberapa hari lagi,” tukas Espargaro yang menargetkan bisa menembus 10 besar di tiap seri balapan. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *